Rabu , 13 Desember 2017
Home / Talk / Fashion & Beauty / Ceramah Psikologi Menyambut HUT ke-47 IKKT PWA Tahun 2013

Ceramah Psikologi Menyambut HUT ke-47 IKKT PWA Tahun 2013

ceramah 2Jakarta, channelsatu.com:  Ketua Umum Ikatan Kesejahteraan Keluarga TNI Pragati Wira Anggini (IKKT PWA) Tetty Agus Suhartono, bersama jajaran IKKT Gabungan Mabes TNI dan Cabang Berdiri Sendiri (BS), menerima ceramah Psikologi di Aula Gatot Subroto Mabes TNI Cilangkap Jakarta Timur, Rabu (12/6/2013).

Ceramah tersebut disampaikan oleh Saeful Zaman, S.Psi., MM., tentang  Soft Skill istri penentu kesuksesan keluarga  dilanjutkan oleh Dra. Ratih Andjayani Ibrahim, M.Psi., MM., tentang peran wanita dalam keluarga di era milenium sebagai istri, ibu dan Agent of Change. Acara ini termasuk rangkaian kegiatan peringatan HUT ke-47 Ikatan Kesejahteraan Keluarga TNI (IKKT) Pragati Wira Anggini tahun 2013.

Dalam sambutannya Tetty Agus Suhartono menyatakan di era globalisasi ini, dimana semua bidang serba terbuka dan kompetitif serta membawa dampak baik positif maupun negatif, tentu juga membawa pengaruh dalam kehidupan keluarga. Keluarga sebagai unit terkecil masyarakat yang didalamnya terdapat fungsi sosial, budaya, ekonomi dan pendidikan, tentu tidak dapat terlepas dari peran istri dan ibu dari putra putri tercinta.

Peran istri mempunyai andil yang besar dalam membentuk karakter anak, penentu gaya hidup serta perilaku dalam keluarga.  Tetty Agus Suhartono juga menegaskan bahwa melalui ceramah ini dapat menggali potensi yang ada dalam diri, utamanya berkaitan dengan peran sebagai istri dan ibu untuk tercapainya ketahanan keluarga yang sejahtera lahir dan bathin.

Sementara itu, dalam ceramahnya Saeful Zaman, S.Psi., MM., menjelaskan tentang Soft Skill memiliki dua kompetensi intrapribadi dan interpribadi, yaitu kemampuan untuk mengenal dan mengendalikan diri sendiri. Kompetensi interpribadi, yaitu kemampuan untuk bergaul dan berinteraksi dengan orang lain.

Kepada segenap ibu IKKT PWA Ia berharap usai mengikuti acara ini, dapat melakukan refleksi dan memaknai profesi sebagai istri TNI dengan cara yang baru, memiliki semangat baru untuk mencapai kesejahteraan dan kelimpahan hidup.

Menurut Dra. Ratih juga disampaikan istri adalah Suporter utama bagi suami sama dengan Partner suami. Sebagai partner, suami membutuhkan dukungan sosial dari istri. Ada tiga support untuk suami yaitu pertama; Information support membantu pasangan dengan memberikan informasi yang dibutuhkan untuk menemukan solusi masalah yang dialami.

Kedua; Instrumental support antara lain berupa bantuan material, pengaturan keuangan keluarga, dan ketiga;  Emotional support memberikan dukungan moral,  perhatian dan kehangatan. (ibra)

About ibra

Check Also

Aksi berani anak-anak di Taro Rangers Camp. Foto: ist.

Taro Rangers Camp 2016, Dukung Pembentukan Karakter Anak Indonesia

Jakarta, channelsatu.com: Melanjutkan kesuksesan Taro Rangers Camp 2015 dan merepon antusiasme yang muncul, Taro Rangers …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *