Senin , 3 Oktober 2022
Home / Showbiz / Selebriti / Ngobrol Dengan Alex Komang di Cannes, Perancis: “Saya Tak Ingin Terima Peran Yang Ikut Membodohi Masyarakat”

Ngobrol Dengan Alex Komang di Cannes, Perancis: “Saya Tak Ingin Terima Peran Yang Ikut Membodohi Masyarakat”

Alex KomangSemarang, channelsatu.com: “Innalillahi Wa Innailaihi Rojiun. Telah Meninggal Dunia Sahabat Kita Tercinta. ALEX KOMANG Pk. 20.00 WIB di Rumah Sakit Dr. Karyadi Semarang
Semoga Arwah dan Amal Ibadahnya Diterima Allah SWT, Amin.”

Begitu informasi dan doa yang disampaikan sutradara senior Dedi Setiadi melalui media jejaring sosial Facebook pada Jumat (13/2) malam, tentang kabar kepergian aktor senior Alex Komang.

Lalu, ucapan berita duka itu terus mengalir, berikut petikan komentar, tulisan singkat dan doa dari beberapa sahabat dan rekan Alex:

“Alex Komang salah seorang aktor didikan Teguh Karya. Di tangan Teguh, ia menunjukkan akting yang kuat dalam film Doea Tanda Mata, Secangkir Kopi Pahit, Ibunda, Pacar Ketinggalan Kereta. Tahun 2013, mendapat penghargaan Pemeran Pembantu Pria Terpuji Festival Film Bandung.

Terakhir ia menjadi ketua BPI sebagai penyelenggara Festival Film Indonesia. Malam ini saya mendengar berita duka, ia telah meninggal dunia jam 20.00 WIB di RS Dr. Karyadi, Semarang. Selamat jalan sahabat, semoga amal ibadahmu diterima Allah Swt. Jasa, prestasi dan dedikasimu di dunia film akan tetap dikenang,” tutur penulis novel dan skenaro, Eddy D Iskandar.

“Selamat jalan mas Saifin Nuha …
Kembali insan seni Indonesia berduka …
Semoga beliau mendapat tempat yg layak disisi Tuhan …
Serta diampuni segala alpa khilafnya semasa hidup …
Amin YRA …,” kata sahabat Alex, Rudy Pesta

“Turut Berduka Cita atas wafatnya Mas Alex Komang Semoga Arwah beliau diterima disisi ALLAH SWT… Aamiin..,” tulis orang nomor satu Studio Malibu 62, John Setiawan.

“Turut berduka cita,” ucapan singkat dari photografer handal, Dudut Suhendra Putra.

“Ikut duka cita….sedalam dalamnya. sahabat lama nongkrong di Teh Poci, Bulungan….Alex Komang, selamat jalan ke rumah Tuhan…. ,” ucap pengamat musik Bens Leo.

“Mas Alex ..RIP…,” ujar sutradara Benni Setiawan.

Nama Alex memang harum di dunia film. Prestasi dan kemampuannya memang tak perlu diragukan lagi. Alex juga bisa jadi salah satu contoh teladan bagi orang film, khususnya buat generasi muda. Karena dengan nama besarnya dan populeritasnya, Alex tak pernah aji mumpung untuk menerima semua yang disodorkan padanya. Padahal kalau dia ingin, ia akan kaya raya tapi Alex memilih tak ingin terjebak hidup penuh dengan glamuor layaknya para pesohor.

“Meskipun tawaran untuk main film dan sinetron banyak, saya tetap selektif memilih peran,” aku Alex dalam obrolannya dengan Ibrahim Syakroni dari channelsatu.com disela mengikuti acara Festival Film Cannes di Perancis 2014 beberapa waktu lalu.

“Bukan apa-apa Mas, saya merasa punya tanggungjawab moral untuk tidak ikut membodohi masyarakat lewat peran yang saya lakoni,” tegasnya.

Menyinggung keberadaannya sebagai Ketua Badan Perfilman Indonesia (BPI), di mana jelang akhir hayatnya posisinya digantikan Kemala Atmojo, Alex berwasiat: “Melalui BPI, saya ingin film Indonesia maju. Dan, jika orang film bersatu dan tidak mengkotak-kotakan diri serta bersama membangung film nasional, film kita bisa sejajar dengan negara lain,” harap Alex.

Alex Komang seperti yang dikutip dari filmplus.co, memiliki nama asli Syafi’in Nuha, lahir di Jepara, Jawa Tengah, 16 September 1961. Meski pun berasal dari keluarga santri, Alex jatuh cinta pada dunia teater, sampai ia ditemukan oleh pimpinan Teater Populer Teguh Karya. Dia lalu bergabung di Teater Populer, dan main dalam beberapa film yang disutradarai oleh Teguh Karya seperti Secangkir Kopi Pahit, Doea Tanda Mata (1984), Ibunda (1986), Pacar Ketinggalan Kereta (1988). Alex berhasil meraih Piala Citra pada FFI 1985 melalui film Doea Tanda Mata.

Selain film, ia juga membintangi beberapa sinetron. Ketika Badan Perfilman Indonesia (BPI) terbentuk, ia terpilih menjadi ketua, dan tahun 2015 ini posisinya digantikan oleh Kemala Atmojo, karena kondisi kesehatannya terus menurun. Selain itu, Alex juga masuk ke dalam anggota Panitia Seleksi Lembaga Sensor Film.

Menurut sahabat dekatnya, Alex Komang meninggalkan dua orang anak, masing-masing seorang gadis berusia 16 tahun hasil perkawinannya dengan seorang aktris dari Malaysia, dan seorang anak berusia 2 tahun dari isteri keduanya. Foto: Dudut Suhendra Putra.

About ibra

Check Also

Bus Om Bebek, Film Anak Pertama Setelah Bioskop Dibuka Kembali

Jakarta, channelsatu.com: Saat bioskop kembali dibuka dan anak-anak diperbolehkan nonton film, ini jadi moment yang …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *