Sabtu , 18 November 2017
Home / Showbiz / Film, Musik, TV / Film 99 Cahaya di Langit Eropa: The Final Edition Kompilasi Part 1 & 2

Film 99 Cahaya di Langit Eropa: The Final Edition Kompilasi Part 1 & 2

langit 1Jakarta, channelsatu.com: Setelah tembus ditonton 2 juta orang, film produksi Maxima Pictures, 99 Cahaya di Langit Eropa yang menghadirkan tiga wanita cantik, Acha Septriasa, Ralina Shah, Dewi Sandra dan Abimana Aryasatya, kembali bisa disaksikan kelanjutannya.

Ya, ini memang kelanjutan dari kisah 99 Cahaya di Langit Eropa, dengan kisah yang menurut sang produser Yoen K, jauh lebih memikat dan lebih komplit kisahnya. Maka itu film garapan Guntur Soeharjanto ini, bertajuk 99 Cahaya di Langit Eropa: The Final Edition kompilasi 1 & 2.

Sebelum di filmkan, kisah drama romantis religi ini sudah populer lewat novel terlaris karya  Hanum Salsabiela Rais dan Ranga Almahendra dengan judul yang sama. Tepatnya, penonton dapat menikmati perjalanan Islam di Eropa yang ternyata tidak hanya mengajarkan mereka tentang hayat ilmu pengetahuan tapi juga kemajemukan dan keyakinan abadi.

Yaitu, sebuah kisah pengembaraan di dalam menemukan rahasia peradaban agung manusia ribuan tahun lalu. Menemukan Islam, bukan hanya iman dan namun amalan.

Maka wajarlah jika lima tokoh terkemuka memuji film ini. Mantan Presiden ke 6, Susilo Bambang Yudhoyono misalnya memberikan komentarnya: “Karya seni yang luar biasa.”

Sedang mantan Presiden ke 3, B.J. Habibie, mengatakan: “Buku tentang peradaban yang menentukan masa depan.”

“Bagus dan wajib ditonton,” sebut Wakil Presiden Jusuf Kalla.

Sementara Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan menjelaskan secara singkat namun jelas mengajak masyarakat untuk menyaksikannya,”Rekomendasikan.”

“Menyentuh,” komentar Duta Besar Uni Eropa, Olof Skoog.

Kabar menggembirakan lainnya, Maxima Pictures memastikan akan melanjutkan trilogi film ini, dengan judul Bulan Terbelah di Langit Amerika.

“Setelah berakhir kisah perjalanan dari Rangga dan Hanum di benua Eropa. Kisah perjalanan mereka akan berlanjut di Film ‘Bulan Terbelah di Langit Amerika’. Sutingnya kita akan mulai Maret 2015 ini. Tentu dengan kisah yang akan kita garap lebih menarik lagi,” tutur Yoen K pada channelsatu.com disela privew film ini Senin (27) malam di Djakarta Teater.

“Dan, film ‘Bulan Terbelah di Langit Amerika’ akan menjadi film yang bertaraf Internasional dengan pengambilan gambar di Washington dan New York,” pungkas Yoen K. (Ibra)

About ibra

Check Also

Adegan film Hujan Bulan Juni. Foto: Ist.

Film Hujan Bulan Juni, Membungkus Puisi Jadi Kisah Yang Romantis

Jakarta, channelsatu.com: Mendeskripsikan kedalaman puisi Sapardi Djoko Damono dengan kata-kata, adalah keniscayaan. Apalagi ketika menjadi …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *