Sabtu , 3 Desember 2022
Home / Showbiz / Film, Musik, TV / Film Ketika Tuhan Jatuh Cinta, Kupas Memikat Lika Liku Mencari Jodoh

Film Ketika Tuhan Jatuh Cinta, Kupas Memikat Lika Liku Mencari Jodoh

Jakarta, channelsatu.com: Terinspirasi dari kesuksesan buku Ketika Tuhan Jatuh Cinta “The Series” karya  Wahyu Sujani, Studio Sembilan dan Leica Productions berkolaborasi dengan mem-visualisasikan ke layar lebar dengan judul yang sama.

 

ceritanya sesungguhnya ringan sekali tapi cukup memikat dan menggeletik untuk disaksikan. Tepatnya lika liku dari kisah perjalanan cinta berbalut religi seorang tokoh bernama Ahmad Hizazul Fikri yang diperankan Reza Rahadian jadi membawa penonton tertawa, sedih mengharu biru, romantis dan gembira begitu menyatu dan runut dari awal hingga akhir.

 

Fikri sendiri tak lain, adalah pelukis pasir yang harus menghadapi banyak kenyataan pahit dalam perjalannya mewujudkan cita-cita dan juga cintanya. Kurang beruntung dalam percintaan dan juga kehilangan kedua orang tuanya.

 

Ia pribadi dibesarkan oleh keluarga sederhana, kemudian tumbuh menjadi sosok yang saleh dan mandiri. Selain kuliah, ia juga membantu ayah-ibunya membuat kue dan gorengan serta membuat bingkai dan hiasan pasir untuk dititipkan di beberapa galeri, salah satunya adalah galeri Koh Acong (Didi Petet)yang memiliki anak cantik, Lidya (Renata Kusmanto).

 

Fikri menjadi idaman banyak wanita di kampusnya. Tapi, hanya ada satu gadis yang membekas di hati Fikri: Leni. Sebenarnya Leni menyukai Fikri, namun selayaknya gadis muslimah yang terjaga perilakunya, ia hanya menyimpan rapi perasaannya pada Fikri. Bahkan Irul, sahabat Fikri yang tampan, kaya dan terkenal playboy di kampus pun ditolak Leni. Setelah wisuda dan harus berpisah jauh, barulah perasaan cinta Leni dan Fikri saling terungkap. Namun, ketika keduanya mempersiapkan rencana pinangan, Leni dan Fikri harus menerima kenyataan bahwa Leni akan dijodohkan dengan lelaki lain. Fikri dengan tulus mengingatkan Leni agar patuh pada orang tuanya.

 

Sementara itu Irul jatuh hati pada Lidya dan mulai berpacaran dengan Lidya. Lidya hamil dan Irul lari dari tanggung jawab. Fikri terus mengingatkan sahabatnya dan menguatkan Lidya.

 

Cobaan lagi: Humaira adik Fikri yang patah hati, menjadi pribadi yang pemberontak. Dari sosok gadis lembut dan sangat solihah ia menjadi gadis “badung” dan bebas. Bahkan melepas jilbab dan menjadi gadis malam. Fikri berusaha menyadarkan Humaira. Ujian kembali datang ketika ayah ibu Fikri meninggal dunia.

 

Ternyata Leni tidak bahagia dengan pernikahannya. Lidya yang sangat mengagumi Fikri semakin putus asa. Kemudian Shira hadir. Semula Shira ini hendak dijodohkan dengan Irul, namun perjodohan itu gagal. Pada suatu pertemuan Fikri diam-diam jatuh hati pada Shira. Fikri menyadari dirinya yang tak sebanding dengan keluarga Shira yang berkecukupan. Ternyata diam-diam Shira memendam cinta pada Fikri.

 

Namun sesungguhnya Fikri sangat beruntung mampu merasakan sentuhan cinta Tuhan yang berlimpah bahkan nyaris tak terbendung di kedalaman hatinya dalam liku perjuangan hidup dan cintanya pada sesama.  Namun hidup selalu merupakan pilihan, bukan? Dan apakah kita siap, Ketika Tuhan Jatuh Cinta kepada kita ?

 

 

Yang jelas Fikri kali ini dihadapkan dengan tiga perempuan cantik. Lantas, siapakah perempuan yang akhirnya dihadiahkan Tuhan untuk Fikri ? Apakah Lidya yang tak putus dirundung derita akibat ulah Irul dan sangat membutuhkan bimbingan Fikri? Ataukah Leni yang akhirnya memang bercerai dari suaminya dan masih sangat merindukan Fikri? Atau Shira yang cantik dan shalihah dan telah menggetarkan sanubari Fikri? Atau apakah Lidya, gadis dari negeri Jiran yang cantik dan kaya raya dan secara terbuka mengisyaratkan pengharapannya pada Fikri?

 

 

Tentulah kisah akhirnya Film yang rencananya akan release di bioskop pada 5 Juni 2014 ini, memang patut disaksikan. Karena sentuhan terbaik seorang Fransiska Fiorella, baru terbukti ketika ia menggarap film drama yang memang beda ini. Bahkan inilah karya terbaik siska yang sebelumnya lebih menggarap film horor dengan hasil biasa-biasa saja. Tapi di film ini ia betul-betul mengeluarkan kemampuannya yang maksimal dengan hasil yang pautu untuk diacungi jempol. Alais film ini layak untuk disaksikan karena memang meikat meskipun ringan kisahnya. (ibra)

About ibra

Check Also

Poppy Kelly. Foto: Ist.

Lewat “Trust Me Up” Poppy Kelly Cari Peruntungan di Jalur Musik

Jakarta, channelsatu.com: Selebritas Poppy Kelly baru saja menuntaskan single terbarunya dalam bahasa Inggris, dengan judul …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *