Kota Bogor, Channelsatu.com – Peringatan Hari Bumi 2026 diwarnai aksi nyata kepedulian lingkungan melalui kegiatan bersih-bersih Sungai Ciliwung yang digelar oleh PT Mitra Natura Raya bersama Pemerintah Kota Bogor. Kegiatan ini melibatkan unsur TNI-Polri, relawan, hingga masyarakat umum.
Aksi bersih sungai dilakukan sepanjang aliran Sungai Ciliwung, dimulai dari kawasan Taman Soedjana Kassan hingga ke arah Jembatan Otista. Para peserta menyusuri sungai sambil mengangkat sampah yang tersangkut di bebatuan maupun menumpuk di bantaran.
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut mengaku terkesan sekaligus prihatin. Ia menyaksikan langsung keindahan alam sungai yang masih terjaga, namun juga melihat banyaknya sampah akibat perilaku manusia.
“Tetapi sikap dan perilaku kita ternyata masih banyak yang zalim. Kita belum mampu menunjukkan rasa terima kasih kepada alam yang sudah begitu banyak memberi kepada kita. Buktinya apa? Hari ini, dalam kurun waktu dua jam, kita berhasil mengangkat 1,2 ton sampah,” ujarnya.
Dalam aksi tersebut, berbagai jenis sampah ditemukan, mulai dari plastik, popok, pakaian bekas, hingga kasur. Kondisi ini menunjukkan masih rendahnya kesadaran sebagian masyarakat dalam menjaga lingkungan.
Dedie menegaskan pentingnya perubahan perilaku masyarakat agar tidak lagi membuang sampah sembarangan, terutama ke aliran sungai yang berdampak besar terhadap ekosistem.
“TPS3R akan kita kuatkan, bank-bank sampah akan kita perkuat, dan kelompok-kelompok pecinta lingkungan akan menjadi mitra strategis Pemerintah Kota Bogor,” tegasnya.
Ia juga mengungkapkan rencana pengolahan residu sampah menjadi energi listrik guna menekan volume sampah yang masuk ke tempat pembuangan akhir. Targetnya, pada 2028 Kota Bogor mampu mengolah hingga 1.000 ton sampah per hari.
Sementara itu, perwakilan PT Mitra Natura Raya, Abi Irawan, menyampaikan bahwa keterlibatan generasi muda menjadi fokus utama dalam kegiatan ini.
“Terutama terhadap kondisi di lingkungan sekitar. Kami mengajak mereka untuk memulai dari hal sederhana, yaitu tidak membuang sampah sembarangan. Generasi muda harus dilibatkan, karena ke depan merekalah yang akan meneruskan perjuangan ini,” katanya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan sungai dan lingkungan semakin meningkat, sekaligus menjadi langkah nyata menuju pengelolaan sampah yang berkelanjutan di Kota Bogor. ich
