Jakarta, Channelsatu.com – Perjalanan panjang band WAYANG sejak 1995 kini memasuki fase evolusi musikal yang signifikan. Dari lagu-lagu pop rock yang melankolis, WAYANG kini beralih mengusung genre alternatif rock yang lebih eksplosif dan modern.
Perubahan ini tercermin dalam single terbaru mereka berjudul “Mati Aku Mati” yang menjadi penanda era baru band tersebut. Lagu ini menawarkan warna musik yang lebih keras dengan distorsi gitar yang tebal serta ritme yang dinamis.
Gitaris WAYANG, Ilham Ramadhan, mengungkapkan bahwa lagu tersebut memiliki latar belakang personal yang kuat. “Lagu ini gue tulis dari kisah pribadi waktu sekolah, jadi punya kedekatan emosional,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa proses kreatif dilakukan secara kolektif oleh seluruh personel. Dari tujuh lagu yang direkam, akhirnya “Mati Aku Mati” dipilih karena dianggap paling merepresentasikan arah baru WAYANG.
“Secara lirik melodius dan mudah dipahami, tapi dibungkus musik yang powerful. Itu yang bikin lagu ini kuat,” tambah Ilham.
Sementara itu, perubahan genre ini juga didorong oleh keinginan band untuk berkembang secara artistik. Eksplorasi suara menjadi langkah penting agar tetap relevan di industri musik.
WAYANG juga ingin menunjukkan bahwa mereka tidak terjebak dalam nostalgia semata, melainkan mampu beradaptasi dengan selera musik generasi baru.
Dengan pendekatan ini, WAYANG optimistis dapat kembali merebut perhatian pasar musik Indonesia. ich
