Kota Bogor, Channelsatu.com – Upaya memperkuat kesiapan generasi muda menghadapi era digital terus digencarkan melalui kolaborasi dunia industri dan pendidikan. DBS Foundation bersama Dicoding menggelar Coding Camp Workshop di SMK Wikrama Bogor sebagai langkah konkret membekali siswa dengan keterampilan kecerdasan buatan (AI).
Program pelatihan luring ini dirancang untuk menjawab kebutuhan industri yang semakin menuntut penguasaan teknologi digital, khususnya AI. Selain kemampuan teknis, peserta juga dibekali literasi keuangan serta soft skill yang relevan dengan dunia kerja modern.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program Coding Camp powered by DBS Foundation yang telah berjalan sejak 2023. Program ini fokus menghadirkan pembelajaran digital terstruktur guna mencetak talenta siap kerja di sektor teknologi dan startup.
Head of Group Marketing & Communications PT Bank DBS Indonesia, Mona Monika menegaskan komitmen lembaganya dalam mendorong akses pendidikan yang inklusif. “Pelatihan coding camp di SMK Wikrama hari ini menunjukkan komitmen kami untuk membekali kaum muda dengan keterampilan yang dibutuhkan di dunia kerja saat ini dan masa depan, khususnya di era AI,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa langkah ini sejalan dengan misi DBS Foundation dalam mendorong inklusi keuangan dan digital di Indonesia. Dengan pendekatan ini, pelajar vokasi diharapkan memiliki peluang lebih besar untuk berkembang dan bersaing di dunia kerja.
Data terbaru menunjukkan bahwa transformasi digital telah mengubah standar kompetensi tenaga kerja. Penguasaan AI kini bukan lagi keahlian tambahan, melainkan kebutuhan dasar bagi lulusan yang ingin terjun ke industri teknologi.
Melalui workshop ini, siswa tidak hanya belajar teori, tetapi juga praktik langsung penggunaan teknologi. Pendekatan ini dinilai penting untuk meningkatkan kesiapan kerja dan kemampuan adaptasi terhadap perubahan industri.
Dengan semakin luasnya jangkauan program, DBS Foundation dan Dicoding berharap dapat terus menciptakan ekosistem pembelajaran yang relevan dan berdampak bagi masa depan tenaga kerja Indonesia. ich
