Kota Tangerang, Channelsatu.com – Upaya Pemerintah Kota Tangerang dalam memperkuat pengawasan keamanan pangan mendapat apresiasi dari Badan Pangan Nasional (Bapanas). Salah satu inovasi yang mendapat perhatian khusus adalah keberadaan pojok uji keamanan pangan yang kini telah tersebar di 21 titik pasar tradisional maupun pasar modern di Kota Tangerang.
Apresiasi tersebut disampaikan Deputi Bidang Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan Bapanas, Andriko Noto Susanto, saat melakukan supervisi mutu dan keamanan pangan di Fresh Market Green Lake City, Kecamatan Cipondoh, Kamis (4/6/2026).
Menurut Andriko, inovasi yang diinisiasi Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Tangerang tersebut telah memberikan kontribusi nyata dalam memperkuat sistem pengawasan keamanan pangan langsung di tingkat pasar. Program tersebut dinilai mampu menghadirkan layanan yang mudah diakses oleh masyarakat sekaligus meningkatkan kesadaran pedagang terhadap pentingnya keamanan produk pangan.
“Kami tadi sudah melihat sistem manajemen pengelolaan pasar dan pengawasan keamanan produk pangan di sini sudah berjalan sangat baik. Ada program kolaborasi yang dijalankan pemerintah daerah dan pihak pengelola dengan menyediakan pojok uji keamanan pangan gratis bagi konsumen dan pedagang,” ujar Andriko.
Ia menjelaskan, salah satu keunggulan program tersebut terletak pada keterlibatan langsung pengelola pasar yang telah mendapatkan pembinaan secara berkala. Dengan demikian, proses pengawasan keamanan pangan dapat dilakukan secara lebih cepat, efektif, dan berkelanjutan.
Pojok uji keamanan pangan berfungsi sebagai sarana pemeriksaan produk pangan segar yang dijual di pasar. Konsumen maupun pedagang dapat memanfaatkan layanan tersebut untuk memastikan kualitas dan keamanan produk yang akan dikonsumsi atau diperjualbelikan.
“Pojok uji keamanan pangan tadi berfungsi untuk melayani pengecekan produk pangan yang dijual secara on the spot langsung di lokasi pasar. Jadi konsumen maupun pedagang yang ragu mengenai kondisi produk pangannya bisa datang untuk mengeceknya langsung. Apalagi prosesnya cepat dan hasilnya bisa ditunggu,” tambahnya.
Keberadaan layanan ini menjadi langkah preventif yang penting dalam menjaga kualitas pangan yang beredar di masyarakat. Selain memberikan rasa aman bagi konsumen, fasilitas tersebut juga membantu pedagang menjaga kepercayaan pembeli terhadap produk yang mereka jual.
Saat ini, seluruh pojok uji keamanan pangan di Kota Tangerang masih beroperasi setiap hari dan dapat dimanfaatkan secara gratis oleh masyarakat. Pemerintah Kota Tangerang berharap keberadaan layanan tersebut dapat semakin memperkuat budaya konsumsi pangan yang aman, sehat, dan berkualitas.
Apresiasi dari Bapanas ini sekaligus menjadi pengakuan atas komitmen Kota Tangerang dalam membangun sistem pengawasan pangan yang lebih dekat dengan masyarakat. Ke depan, inovasi tersebut diharapkan dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam meningkatkan perlindungan konsumen dan menjamin keamanan pangan di pasar. ich
