Tim Angkat Besi Indonesia Pulang dari ISG 2025 dengan Sambutan Apresiatif di Soekarno-Hatta

Share

Kota Tangerang, Channelsatu.com – Tim angkat besi Indonesia tiba di Tanah Air dengan penuh kebanggaan setelah menuntaskan perjuangan mereka di ajang 6th Islamic Solidarity Games (ISG) 2025 di Riyadh, Arab Saudi. Para lifter mendarat di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta pada Jumat (13/11) petang dan langsung disambut hangat oleh para pengurus serta pendamping tim yang sudah menanti sejak sore hari. Suasana penyambutan berlangsung meriah dan penuh apresiasi, menegaskan besarnya perhatian publik terhadap kiprah para atlet pada panggung internasional.

Pihak panitia sengaja memasang elemen visual bertemakan weightlifting sebagai ornamen khusus di area kedatangan untuk menghormati para lifter yang baru kembali dari kompetisi. Dekorasi tersebut bukan sekadar pemanis, melainkan bentuk simbolik yang menegaskan pentingnya cabang angkat besi dalam kontribusi Indonesia di ISG 2025. Para atlet terlihat tersenyum lebar melihat penyambutan yang tertata rapi dan sarat dukungan moral itu.

Dalam penampilan mereka di Riyadh, kontingen angkat besi Indonesia berhasil membawa pulang total 11 medali yang terdiri dari 3 emas, 7 perak, dan 1 perunggu. Capaian ini menjadi salah satu pencapaian terbaik tim angkat besi Indonesia di ajang ISG, sekaligus menambah catatan positif prestasi olahraga Tanah Air di level internasional. Sembilan atlet yang diberangkatkan dinilai tampil maksimal sepanjang pertandingan dan menunjukkan konsistensi pada setiap nomor yang mereka ikuti.

- Advertisement -

Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Persatuan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PB PABSI), Djoko Pramono, hadir langsung dalam penyambutan tersebut. Ia menyampaikan rasa syukur dan bangga atas capaian luar biasa yang berhasil dibawa pulang oleh para atlet. Menurutnya, mayoritas lifter mampu memenuhi target medali yang ditetapkan sejak awal keberangkatan dan menunjukkan performa yang stabil.

Djoko menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan bukti pembinaan yang berjalan baik dalam tubuh PB PABSI, sekaligus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas atlet menuju kejuaraan-kejuaraan internasional berikutnya. Ia juga mengapresiasi dukungan para pelatih, tenaga pendamping, dan seluruh pihak yang berperan dalam memastikan kesiapan para atlet selama berada di Riyadh.

Selain dari aspek teknis, Djoko juga menyampaikan bahwa mental bertanding para atlet tampak lebih matang dibandingkan penampilan di kompetisi tahun-tahun sebelumnya. Hal ini, menurutnya, menjadi modal penting untuk menjaga daya saing Indonesia dalam olahraga angkat besi, terutama menghadapi agenda besar seperti SEA Games, Asian Games, hingga kejuaraan dunia.

Dalam kesempatan yang sama, para atlet mengungkapkan rasa terima kasih atas sambutan hangat yang mereka terima sejak tiba di bandara. Bagi mereka, dukungan masyarakat dan federasi menjadi bahan bakar yang tak ternilai untuk terus berprestasi. Beberapa atlet juga menyatakan bahwa pencapaian kali ini menjadi motivasi tambahan untuk kembali mengharumkan nama bangsa dalam kompetisi berikutnya.

- Advertisement -

Dengan keberhasilan membawa pulang 11 medali dari ISG 2025, tim angkat besi Indonesia menegaskan posisinya sebagai salah satu kekuatan besar di kancah olahraga angkat besi dunia. Prestasi gemilang ini diharapkan menjadi energi positif bagi perkembangan cabang olahraga angkat besi nasional menuju masa depan yang lebih cerah. ich

Read more

NEWS