Kota Tangerang, Channelsatu.com – Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) kembali menghadirkan Culinary Day 2026 sebagai ajang untuk memperkenalkan kekayaan kuliner sekaligus mendorong aktivitas ekonomi masyarakat.
Kegiatan tersebut akan berlangsung di Lapangan Ahmad Yani, Alun-Alun Kota Tangerang, Sabtu (12/9/2026), mulai pukul 07.00 hingga 22.00 WIB. Culinary Day 2026 menjadi bagian dari rangkaian acara yang disiapkan untuk mendukung penyelenggaraan ajang lari tingkat nasional Kompas 10K pada Minggu (13/9/2026).
Kepala Disbudpar Kota Tangerang Boyke Urif Hermawan mengatakan Culinary Day dirancang bukan sekadar sebagai kegiatan hiburan, tetapi juga menjadi wadah promosi potensi wisata dan kuliner daerah.
“Event ini menjadi satu kesatuan dalam menyambut dan mendukung suksesnya gelaran Tangerang 10K di Kota Tangerang,” ujar Boyke.
Sekitar 80 tenant akan meramaikan kegiatan tersebut dengan menawarkan berbagai kuliner dan minuman khas Kota Tangerang. Para peserta berasal dari pelaku UMKM yang tersebar di 13 kecamatan, perwakilan hotel dan restoran yang tergabung dalam Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Tangerang, serta sejumlah mitra sponsor.
Kehadiran puluhan tenant tersebut diharapkan menjadi kesempatan bagi pelaku usaha lokal untuk memperkenalkan produk mereka kepada masyarakat yang datang ke lokasi kegiatan maupun para peserta Tangerang 10K dari berbagai daerah.
Selain berburu kuliner, pengunjung juga dapat menikmati berbagai hiburan yang telah disiapkan Disbudpar sejak pagi hingga malam hari. Rangkaian acara di antaranya senam pound fit massal, pertunjukan seni budaya lokal, hingga konser musik yang menghadirkan band daerah dan artis nasional.
Boyke menyebut Culinary Day 2026 berpotensi menjadi magnet bagi wisatawan seiring dengan penyelenggaraan Tangerang 10K yang diproyeksikan menarik ribuan pelari.
“Ajang ini diproyeksikan menarik ribuan pelari dan wisatawan hingga mancanegara, serta dihadiri Wali Kota Tangerang, Wali Kota Bandung, Wali Kota Semarang, Wali Kota Surabaya, hingga pimpinan Kompas dan bank bjb,” katanya.
Untuk mendukung kenyamanan peserta dan tamu yang datang dari luar daerah, Disbudpar Kota Tangerang juga bekerja sama dengan sejumlah hotel di sekitar lokasi. Kerja sama tersebut menghadirkan promo harga khusus selama periode 12–13 September 2026.
Menurut Boyke, rangkaian kegiatan tersebut diharapkan menciptakan dampak ekonomi yang lebih luas. Tidak hanya UMKM kuliner yang mendapatkan manfaat, tetapi juga sektor ekonomi kreatif, perhotelan dan para seniman lokal.
“Tujuan utama kegiatan ini adalah memperkuat promosi potensi wisata dan kuliner lokal. Event ini memberikan multiplier effect yang dirasakan langsung oleh pelaku UMKM, industri ekonomi kreatif, sektor perhotelan, hingga seniman daerah,” lanjutnya.
Culinary Day 2026 juga memiliki sisi sosial. Disbudpar menggandeng BAZNAS Kota Tangerang untuk memberikan ruang kepada masyarakat dan pengunjung yang ingin melakukan open donasi bagi warga terdampak bencana alam di wilayah Kalimantan dan Nusa Tenggara Timur (NTT).
Dengan perpaduan kuliner, hiburan, seni budaya dan kegiatan sosial, Pemkot Tangerang berharap Culinary Day 2026 dapat menjadi momentum untuk memperkuat daya tarik wisata sekaligus meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat.
“Harapan kami masyarakat dapat terhibur, kuliner khas daerah semakin dikenal dan perekonomian warga terus meningkat. Mari kita sukseskan Culinary Day 2026 di Alun-Alun Kota Tangerang pada Sabtu, 12 September mendatang,” tutup Boyke. ich
