Jakarta, Channelsatu.com – Film horor produksi NIH Pictures berjudul Aplikasi Iblis menggabungkan unsur mistis dan balas dendam.
“Ceritanya berhubungan dengan kehidupan dan teknologi yang menjadi pegangan hidup kita sehari-hari,” jelas sutradara Dimas Anggara yang berharap filmnya bisa dirilis sebelum Lebaran 2025.
Ide cerita berasal dari Delly Malik dan Indra Bayu yang kemudian ditulis oleh Tisa TS dan Indra Bayu ini membawa penonton pada sebuah perjalanan mencekam yang penuh ketegangan dan teror tak berkesudahan.
“Tidak hanya menyajikan hiburan semata, Aplikasi Iblis juga mengangkat tema tentang kesedihan, penyesalan dan bahaya dari keinginan untuk membalas dendam. Sungguh hal ini membawa pesan moral yang tinggi buat penonton,” papar Dimas Anggara.
Setelah kehilangan Laras, kekasih tercinta dalam pembunuhan tragis, Arya mencoba mencari jawaban dan penutupan kisah cintanya. Ia menemukan sebuah apkikasi misterius bernama ‘I Let You In’.
Aplikasi ini diklaim dapat menghubungkannya dengan arwah. Dengan harapan dapat berkomunikasi dengan Laras, Arya pun mencoba aplikasi tersebut. Dan tak disangka, ia berhasil ‘bertemu’ dengan arwah Laras.
Didorong oleh rasa kehilangan dan keinginan membalaskan dendam, Arya terjebak dalam sebuah permainan berbahaya. Arwah Laras yang ia hubungi ternyata bukan roh kekasihnya yang sebenarnya, melainkan entitas jahat yang memanfaatkan kesedihan Arya untuk melancarkan rencananya.
“Tidak hanya menampilkan kengerian, film ini juga penuh dengan plot yang mencengangkan dan berbeda dari film horor lainnya,” imbuh Dimas Anggara.
Di sisi lain, film horor yang dibalut misteri dan balas dendam ini juga mengajak penonton belajar tentang keikhlasan. “Tim produksi merancang banyak visual khusus yang memukau dan atmosfir mencekam yang menakutkan,” timpal Dimas Anggara lagi.
Sekeranjang pemeran berbakat akan mengisi Aplikasi Iblis, yaitu Junior Roberts, Dosma Hazenbosch, Aldo Irawan Putra, Aulia Deas, Ruth Marini, Dida Arlingga, Della Dartyan, Danang, Rifal F Lestusen, Cut Ara dan Daffa Alharits.
‘Jangan main-main dengan arwah…kalian akan tersesat…’ demikian pesan moral film ini. (Tyo)
