Channelsatu.com l – Tren kendaraan energi baru kini semakin matang. Namun, iCAR hadir dengan tawaran yang berbeda. Merek ini tidak hanya menjual mobil listrik atau hybrid, melainkan sebuah sistem mobilitas yang terintegrasi.
Melalui lini produknya, iCAR membuktikan bahwa teknologi canggih bisa tetap fleksibel dan fungsional.
Berikut adalah ulasan mendalam mengenai dua model andalan mereka, V23 dan V27, serta teknologi yang menyertainya.

Konsep Dasar: Fungsi di Atas Segala-galanya
Filosofi “Generasi Baru Energi Baru” yang diusung iCAR berlandaskan pada satu pemikiran utama: teknologi harus menyesuaikan kebutuhan manusia, bukan sebaliknya. Oleh karena itu, setiap kendaraan dirancang untuk menjadi bagian dari solusi kehidupan modern yang kompleks.
“iCAR memandang energi baru bukan sebagai solusi tunggal, tetapi sebagai pendekatan yang menyeluruh yang menggabungkan desain, teknologi, dan penggunaan secara nyata,” ungkap pernyataan resmi iCAR.
iCAR V23: SUV Listrik Kompak yang Siap Dikustomisasi
V23 hadir sebagai pionir yang mewakili sisi fleksibilitas. Model ini menyasar pengguna perkotaan yang menginginkan kendaraan praktis namun tetap punya karakter.
- Desain & Modularitas: Mengusung gaya SUV boxy yang kokoh dan tegas, V23 memiliki lebih dari 20 titik modular. Ini memungkinkan pemasangan berbagai aksesori, mulai dari lampu tambahan, rak atap, hingga perangkat pendukung hobi lainnya dengan sangat mudah.
- Teknologi: Kabin didukung oleh platform digital berbasis chipset berperforma tinggi, menjamin interaksi yang responsif dan mulus.
- Karakter: V23 adalah jawaban bagi mereka yang menginginkan kendaraan yang bisa berubah fungsi sesuai aktivitas harian, sekaligus menjadi media ekspresi diri.

iCAR V27: Performa Maksimal dengan Teknologi Golden REEV
Jika V23 soal fleksibilitas, V27 adalah jawaban untuk kapabilitas dan kenyamanan kelas atas.
- Sistem Penggerak: Menggunakan arsitektur Golden REEV (Range Extended Electric Vehicle). Sistem ini membuat motor listrik bekerja sebagai penggerak utama, sementara mesin pembakaran dalam hanya berfungsi sebagai generator. Hasilnya? Sensasi berkendara halus seperti mobil listrik murni, namun bebas anxiety akan jarak tempuh.
- Kapabilitas Off-Road: Dilengkapi sistem i-AWD dan mode berkendara adaptif. Dengan ground clearance 210 mm dan kemampuan menerobos genangan air hingga 600 mm, V27 siap diajak bertualang melewati pasir, kerikil, hingga jalan rusak.
- Fitur Canggih V2L: Salah satu fitur paling menarik adalah kemampuan Vehicle-to-Load (V2L) dengan daya hingga 6 kW. Mobil ini bisa menjadi pembangkit listrik portabel untuk menyalakan peralatan camping, alat kerja lapangan, atau keperluan darurat. V27 juga memiliki lebih dari 39 antarmuka yang bisa dikembangkan untuk berbagai kebutuhan.
Strategi Produk yang Jelas
Perbedaan antara V23 dan V27 bukan hanya soal ukuran, melainkan use case atau skenario penggunaan.
- V23: Fokus pada personalisasi, efisiensi, dan mobilitas kota.
- V27: Fokus pada kenyamanan jarak jauh, kekuatan, dan multifungsi.
Keduanya membuktikan bahwa konsep new energy bisa diaplikasikan secara fleksibel sesuai kebutuhan pasar, tanpa kehilangan unsur kemewahan dan teknologi.

Langkah Selanjutnya
iCAR akan memamerkan kekuatan teknologi dan lini produknya secara lengkap dalam acara iCAR International Business Summit di Wuhu.
Dengan rencana ekspansi global termasuk masuknya ke pasar Indonesia tahun 2026, kehadiran iCAR diprediksi akan mewarnai peta persaingan otomotif nasional dengan pendekatan yang segar dan inovatif.
Informasi lebih lanjut mengenai spesifikasi teknis dan jadwal peluncuran akan diumumkan melalui kanal resmi iCAR Indonesia. (*)
– Putra Bumi R
