Rocker Kasarunk Getarkan Casatopia, Jadi Magnet Utama Main-Main di Cipete Vol. 34

Share

Jakarta, Channelsatu.com – Suasana Casatopia Cafe di Cipete, Jakarta Selatan, mendadak membara ketika Rocker Kasarunk naik ke panggung dalam gelaran Main-Main di Cipete Vol. 34. Grup pop rock kawakan yang digawangi Ferdy Tahier itu menjadi pusat perhatian dalam perhelatan musik independen yang rutin digelar setiap bulan di ruang alternatif tersebut. Dengan performa penuh energi, Rocker Kasarunk berhasil menghidupkan kembali semangat era rock 70-an dengan sentuhan modern yang menggugah nostalgia sekaligus menggetarkan jiwa para penonton.

Sejak lagu pembuka dimainkan, suasana kafe langsung berubah menjadi lautan sorakan dan tepuk tangan. Ferdy Tahier tampil karismatik dengan gaya khasnya yang ekspresif, menyapa penonton seolah sedang berbicara langsung dengan teman lama. Mereka membuka setlist dengan lagu-lagu dari album Pop Rock Wave, sebuah karya yang menjadi penanda identitas musik Rocker Kasarunk dalam memadukan rock klasik dengan nuansa pop yang segar. “Malam ini kita bukan cuma main musik, tapi merayakan energi yang sama—energi dari hati,” ujar Ferdy di sela-sela lagu.

Main-Main di Cipete Vol. 34 memang menjadi ruang yang pas untuk energi seperti itu. Acara ini dikenal sebagai wadah bagi musisi lintas genre, dari yang baru merintis hingga yang telah mapan, untuk tampil di depan audiens yang hangat dan terbuka. Kehadiran Rocker Kasarunk malam itu menjadi bukti bahwa musik independen bisa merangkul banyak generasi tanpa kehilangan idealismenya. Penonton terlihat antusias, beberapa ikut bernyanyi, sementara yang lain mengabadikan momen lewat kamera ponsel mereka.

- Advertisement -

Puncak malam terjadi ketika Ferdy dan rekan-rekannya membawakan lagu terbaru mereka berjudul “Aku Sedang Tak Percaya Diri.” Lagu ini, yang belum lama dirilis, memadukan lirisisme personal dengan aransemen rock yang padat, menunjukkan bahwa Rocker Kasarunk masih punya ruang luas untuk bereksperimen di tengah arus musik modern. Saat lagu mencapai klimaks, penonton bersorak serempak, menciptakan momen yang nyaris seperti konser besar di ruang kecil yang intim.

Rocker Kasarunk tak hanya tampil sebagai musisi, tapi juga sebagai simbol kontinuitas di dunia musik alternatif. Mereka datang bukan sekadar nostalgia, melainkan membawa semangat regenerasi yang menyatu dengan atmosfer Main-Main di Cipete — sebuah acara yang selama ini menjadi rumah bagi berbagai warna musik independen. Dalam performanya, terasa sekali chemistry antara para personel dan audiens yang saling berbagi energi tanpa batas.

“Tempat seperti ini penting banget buat musik Indonesia,” ujar Ferdy usai tampil. “Ruang kecil dengan penonton yang dekat justru bikin semuanya terasa nyata. Ini bukan sekadar tampil, tapi berbagi perasaan.” Ucapannya disambut tepuk tangan panjang dari penonton, menegaskan bahwa esensi musik independen bukan hanya tentang bunyi, tetapi juga tentang kejujuran dan kebersamaan.

Sebagai penutup, Rocker Kasarunk menutup set mereka dengan lagu bernuansa 70-an yang sarat improvisasi gitar dan drum yang menghentak. Suasana menjadi semakin liar namun penuh sukacita. Bahkan beberapa penonton tampak bergoyang bebas di tengah ruangan, hanyut dalam dentuman musik yang seolah membawa mereka ke masa lalu yang penuh kenangan.

- Advertisement -

Penampilan Rocker Kasarunk di Main-Main di Cipete Vol. 34 tak hanya menjadi sorotan malam itu, tapi juga penanda bahwa skena musik independen Jakarta masih punya daya magnet kuat. Di tengah industri yang kian seragam, kehadiran mereka mengingatkan bahwa musik tetap soal rasa, bukan sekadar formula. Casatopia malam itu bukan hanya tempat pertunjukan — ia berubah menjadi ruang perayaan atas keberanian tetap menjadi diri sendiri lewat nada, lirik, dan energi yang tak pernah padam. ich

Read more

NEWS