Kota Tangerang, Channelsatu.com – Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Ketahanan Pangan Kota Tangerang bekerja sama dengan Dinas Pertanian Provinsi Banten melakukan pemeriksaan intensif terhadap ratusan hewan kurban di berbagai lapak pedagang menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah.
Pemeriksaan dilakukan di sejumlah titik penjualan hewan kurban, termasuk di kawasan Jalan Lapas Pemuda dan Jalan Maulana Hasanudin, Cipondoh. Hingga kini, tercatat sekitar 60 lapak pedagang telah diperiksa secara berkala oleh petugas.
Pemeriksaan dilakukan menyeluruh mulai dari kondisi fisik hewan, pengecekan organ vital seperti mata, mulut dan kuku, hingga pemeriksaan struktur gigi untuk memastikan hewan telah memenuhi usia sesuai syariat Islam.
Selain itu, petugas juga memeriksa kelengkapan Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) dari daerah asal guna memastikan hewan bebas dari penyakit menular seperti Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Tangerang, Muhdorun mengatakan mayoritas hewan kurban yang masuk ke Kota Tangerang berada dalam kondisi sehat dan layak jual.
“Kami ingin memberikan jaminan kepada masyarakat dalam melaksanakan ibadah kurban. Hewan yang disediakan pedagang harus memenuhi kriteria syariat maupun kesehatan,” ujar Muhdorun.
Ia menambahkan, hewan kurban yang dipasok dari berbagai daerah seperti Bima, Jawa Barat dan Lampung sejauh ini terpantau sehat dan bebas dari PMK.
Sebagai langkah antisipasi, petugas juga mendistribusikan obat-obatan kepada pedagang guna menjaga kondisi kesehatan hewan selama masa penjualan berlangsung.
Muhdorun turut mengimbau masyarakat agar membeli hewan kurban di lapak yang telah memiliki label atau stiker resmi hasil pemeriksaan dari Dinas Ketahanan Pangan Kota Tangerang.
Sementara itu, salah seorang pedagang hewan kurban, Amirudin, mengaku sapi ras Bali yang dijualnya berasal dari Ende, Nusa Tenggara Timur dan telah melalui proses seleksi kesehatan ketat sejak di daerah asal.
“Saya pastikan kualitasnya bagus, dan stok yang ada sekarang pun sudah tinggal beberapa ekor saja,” kata Amirudin.
Ia menyebut harga sapi tahun ini mengalami kenaikan sekitar Rp500 ribu dengan kisaran harga mulai dari Rp17 juta hingga Rp30 juta tergantung bobot hewan. ich
