Rini Anastasya, dari ‘Cinta yang Ternoda’ hingga Goyang Dangdut

Share

Bekasi, Channelsatu.com – Rini Anastasya, seorang perempuan kelahiran Bekasi, kini tengah mengejar mimpinya di dunia musik dangdut. Meskipun sebelumnya pernah aktif di genre musik rock dan merilis single, ia merasa panggung dangdut memberikan lebih banyak kesempatan untuk tampil.

Perjalanan musik Rini dimulai sejak tahun 2018. Pada tahun 2021, ia sempat merilis single rock berjudul “Cinta yang Ternoda” ciptaan Wan Parau. Namun, minimnya kesempatan tampil di panggung rock membuatnya beralih haluan.

“Kalau panggung rock jarang-jarang ada. Makanya, begitu diminta beralih ke jalur dangdut, malah membuka peluang. Karir nyanyi saya pun jadi lebih berkembang lagi. Iya, sampai sekarang ini,” ungkap Rini saat ditemui.

- Advertisement -

Penyanyi yang mengidolakan Inul Daratista ini mengaku sering mendapat tawaran manggung, terutama di akhir pekan. Ia aktif bergaul dengan seniman musik di Bekasi dan menjalin hubungan baik dengan radio-radio swasta, termasuk Radio SP Bekasi pimpinan Kong Danu.

“Kalau untuk manggung bisa kapan saja. Jadi penyanyi panggilan untuk acara perkawinan, di kafe atau saung maupun job profesional lain di wilayah Bekasi dan Jawa Barat,” jelas Rini, yang memiliki darah seni dari ayahnya, Mamat Tanada.

Selain aktif di panggung off air, Rini juga memiliki pengalaman tampil di layar kaca. Ia pernah mengikuti acara DMD Panggung Rejeki di MNCTV pada April 2024 dan program Gaspol SCTV. Pengalaman ini memberikan nilai tambah dalam karir musiknya.

Obsesi Rini ke depan adalah menciptakan single dangdut dan meraih popularitas sebagai penyanyi dangdut. Ia berharap impiannya tersebut dapat terwujud. ich

Read more

NEWS