Puluhan Praktisi Sustainability Belajar Langsung ke Bogasari, Industri Hijau Indofood Jadi Rujukan Nasional

Share

Jakarta, Channelsatu.com – Sebanyak 40 praktisi dan pemerhati sustainability yang tergabung dalam Indonesian Society of Sustainability Professionals (IS2P) melakukan studi banding ke pabrik Bogasari Flour Mills Jakarta. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari program tahunan IS2P untuk mempelajari praktik keberlanjutan secara langsung di sektor industri manufaktur berskala besar.

Peserta berasal dari berbagai perusahaan nasional, BUMN hingga perguruan tinggi seperti PT KAI, GoTo Group, Danone, Tempo Scan, Universitas Indonesia, Universitas Udayana hingga Universitas Pancasila.

Vice President Engineering & Technology Bogasari, Andry Wiryanto, mengatakan pihaknya terbuka berbagi pengalaman mengenai implementasi sustainability.

- Advertisement -
foto dok. bogasari
foto dok. bogasari

“Bogasari memegang teguh komitmen keberlanjutan, khususnya dalam efisiensi energi, pengelolaan sumber daya air, serta peningkatan ketahanan terhadap perubahan iklim. Semua langkah strategis ini tidak lepas dari arahan dan komitmen kuat Direksi Indofood,” ujar Andry.

Selama lebih dari tiga jam, peserta mendapatkan pemaparan mengenai tata kelola sustainability Indofood Group, strategi penurunan emisi karbon hingga implementasi teknologi ramah lingkungan yang telah diterapkan Bogasari.

Peserta juga diajak melihat langsung fasilitas Sea Water Reverse Osmosis (SWRO), pembangkit listrik tenaga surya (PLTS), kawasan pembibitan mangrove, green port, hingga pabrik pasta Bogasari yang menjadi satu-satunya pabrik pasta di Indonesia.

foto dok. bogasari
foto dok. bogasari

Ketua IS2P Satrio Dwi Prakoso menyampaikan apresiasinya atas keterbukaan Bogasari. “Antusiasme peserta sangat tinggi meski waktu pendaftaran singkat. Ini menunjukkan praktik sustainability yang diterapkan Bogasari menjadi referensi penting bagi banyak perusahaan.”pungkasnya. ich

Read more

NEWS