Tangsel, Channelsatu.com – Gerakan Pangan Murah (GPM) Ngider Tangsel kembali digelar dan disambut antusias warga Ciputat Timur. Kegiatan yang diprakarsai Pemkot Tangerang Selatan melalui Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) ini berlangsung di halaman Kantor Kecamatan Ciputat Timur.
Sejak pukul 06.30 WIB, warga sudah mulai mengantre untuk mendapatkan bahan pangan murah. Camat Ciputat Timur, Rastra Yudhatama, menyebut antusiasme warga sebagai bukti program ini sangat dinanti. “Bahkan sebelum sembako datang, warga sudah memenuhi halaman kantor kecamatan,” katanya.
Bahan pokok yang ditawarkan meliputi beras, minyak goreng, telur, dan tepung terigu. Semua produk dijual dengan harga lebih rendah dari pasar, sehingga menjadi solusi bagi masyarakat di tengah naiknya harga kebutuhan sehari-hari.
Plt Kabid Ketersediaan dan Distribusi Pangan DKP3, Mochammad Azwar Annas, menjelaskan program ini dijalankan rutin hingga Januari 2026 dengan target seluruh 54 kelurahan di tujuh kecamatan Tangsel. “Kami ingin memastikan semua warga bisa merasakan manfaatnya,” ucapnya.
Azwar menambahkan, mekanisme pemotongan rantai distribusi membuat harga bisa ditekan. Pasokan diambil langsung dari petani dan peternak, sehingga harga yang diterima konsumen lebih murah dan tetap menguntungkan produsen.
“InsyaAllah stok aman. Kami terus berkoordinasi agar kebutuhan pangan warga, khususnya beras dan telur, tetap terpenuhi. Untuk minyak goreng memang masih terbatas, tapi sedang kami upayakan tambahan pasokan,” jelasnya.
Kegiatan ini juga menjadi ajang memperkuat interaksi antara pemerintah, warga, serta pelaku usaha lokal. Selain membantu memenuhi kebutuhan pokok, GPM diharapkan mampu memperkuat roda perekonomian masyarakat.
Pemkot Tangsel menegaskan komitmennya untuk menjaga kestabilan harga sekaligus menghadirkan pangan murah yang bisa dijangkau semua lapisan masyarakat. Dengan begitu, kesejahteraan warga dapat terus terjaga. ich
