Jakarta, Channelsatu.com – Dari lima lagu yang terdapat dalam EP “Menyanyikan Usman Arrumy”, Sunyiruri dan Figura Renata memilih “Gandrung” sebagai focus track yang mewakili keseluruhan perjalanan emosional proyek tersebut.
Lagu ini dinilai memiliki karakter yang paling ringan dan mudah dinikmati oleh pendengar baru. Namun di balik kesederhanaan melodinya, tersimpan makna mendalam yang berasal dari puisi karya Usman Arrumy.
Salah satu bagian lirik yang menjadi sorotan berbunyi, “Kau adalah puisi yang ditulis Tuhan pada diriku.” Kalimat tersebut menggambarkan hubungan manusia dengan cinta, alam, dan Sang Pencipta dalam perspektif yang sederhana namun puitis.
Melalui “Gandrung”, pendengar diajak melihat kehidupan sebagai rangkaian puisi yang terus dituliskan dalam berbagai bentuk, mulai dari ombak, hujan, napas, hingga kehadiran seseorang yang dicintai.
Sunyiruri mengatakan lagu ini dipilih sebagai fokus utama karena memiliki pendekatan yang lebih ramah bagi pendengar luas tanpa kehilangan esensi sastra yang menjadi fondasi proyek.
“Gandrung terasa paling ringan dan mudah dinikmati, tetapi tetap menyimpan makna yang dalam melalui lirik-lirik sederhana khas puisi Usman Arrumy,” ujar Sunyiruri.
Menurut Figura Renata, lagu tersebut menjadi representasi paling utuh dari semangat EP yang berusaha menyatukan kesederhanaan musik dengan kedalaman makna puisi.
“Lagu ini mengajak kita menyadari bahwa ada banyak hal dalam hidup yang sebenarnya saling terhubung dan bisa dimaknai sebagai puisi,” kata Figura Renata. ich
