Selasa , 22 September 2020
Home / PELUANG / Industri Kreatif / Raja Karpet Atta UL Karim Pembelinya Datang Dari Para Pesohor

Raja Karpet Atta UL Karim Pembelinya Datang Dari Para Pesohor

Atta UL Karim. Foto: Ibra.
Atta UL Karim. Foto: Ibra.

Jakarta, channelsatu.com: Ketika banyak usaha bertumbangan akibat pengaruh wabah Covid-19, ternyata dampak itu tidak berpengaruh dengan penjualan karpet milik si Raja Karpet Atta UL Karim (27). Ia merasa bersyukur pada Alloh, usaha karpetnya tetap laris meski wabah pademi Covid-19 selama 4 bulan melanda negeri ini.

“Alhamdulillah usaha karpet saya tetap jalan dan pembelinya selalu ada. Tentu saya sangat bersyukur sekali pada Alloh. Karena dari bersyukur melalui hati yang dalam, saya yakin Alloh pasti akan menambahkan rejeki untuk kita,” kata Atta UL Karim atau biasa disapa Atta pada channelsatu.com, yang menemuinya di toko miliknya, AL-Barkat, di wilayah Jl. RS. Fatmawati No. 28 AA. Cipete Jakarta Selatan kemarin.

Atta bersama Ashanty dan keluarga. Foto; Dok. pribadi.
Atta bersama Ashanty dan keluarga. Foto; Dok. pribadi.

Menyinggung pembeli yang datang di tokonya, menurutnya sangat beragam. Mulai dari masyarakat awam hingga tokoh masyarakat, pejabat, pengusaha, hingga para pesohor, selalu membeli karpet pada tokonya. Diantaranya yang datang membeli, seperti Ashanty, Dewi Motik, Mantan Menteri Agama Lukman Hakim, Suyudi Ario Seto, Cahya Kamila, Karlina Chandra, Suharti, Guruh Soekarno Putra, Raffi Achmad, Darwis Triadi, Syekh Ali Jaber dan masih banyak lagi.

Selain masyarakat pembeli yang tak putus membeli karpet, mulai dari untuk kebutuhan rumah tangga, kantor, masjid dan lainnya di toko Atta. Usaha karpetnya sendiri sudah berkembang luas, dengan memiliki 20 toko cabang, yang tersebar mulai dari Jakarta, Bogor, Surabaya, Solo, Semarang, Medan hingga Balikpapan. Maka pantaslah kalau Atta digelari Raja Karpet. Sebab, hanya lewat toko karpetnyalah yang selalu dijejali pembeli.

Toko AL-Barkat milik Atta. Foto: ist.
Toko AL-Barkat milik Atta. Foto: Ist.

Ia pun piawaian merawat pembeli. “Siapapun pembeli yang datang ke kami, mulai dari orang awam hingga orang-orang terkenal, selalu saya layani sebaik mungkin dan mereka pun terpuaskan dengan pelayanan kami. Karena dari pembeli jua, saya jadi kian banyak teman. Karena saya percaya setiap teman selalu menadatangkan rejeki buat saya,” tutur Atta membuka rahasia kalau pelanggangnya, adalah aset bagi usahanya.

Disamping itu, Atta juga mengutamakan menjual karpetnya yang berkualitas terbaik di dunia, yang didatangkan dari Turki dan Iran. Atta pun mengklaim, hanya satu-satunya ada di dunia toko karpet miliknya yang menjual karpet dengan kualitas terbaik, punya nilai seni yang tinggi dan unik dengan jahitan tangan. Ada yang dibuat karpet pengerjaannya bisa butuh waktu 1-2 tahun.

“Jika kita mau membeli karpet yang kualitasnya bagus. “1. Lihat belakangnya dulu makin padat makin bagus. 2. Bahannya tebal atau tidak. 3. Baru lihat depannya,” ujar Atta yang usaha menjual karpet diawali rintisan orang tuanya belasan tahun yang lalu dan Atta kini turut melanjukannya untuk mengembangkanya lebih maju lagi. (Ibra)

About ibra

Check Also

Raker Pafindo 2020. Foto: ist.

Pafindo Gelar Raker 2020

Jakarta, channelsatu.com: Rancangan Kerja (Raker) 2020 baru saja digelar Perkumpulan Artis Film Indonesia, 26 Febuari …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *