Kota Tangerang, Channelsatu.com – Upaya menciptakan ruang belajar yang aman kembali digaungkan Polres Metro Tangerang Kota melalui Program Polisi Hadir, Sekolah Aman, Keluarga Nyaman yang digelar di SMKN 4 Kota Tangerang. Kegiatan mitigasi ini menghadirkan polisi, siswa, dan orang tua sebagai wujud kolaborasi mencegah kenakalan remaja yang belakangan meningkat di wilayah perkotaan.
Kombes Pol. Dr. Raden Muhammad Jauhari, S.H., S.I.K., M.Si., memimpin langsung kegiatan yang dihadiri sekitar 100 orang tua dan siswa. Dalam sesi dialog, Kapolres menegaskan bahwa permasalahan sosial yang menjerat pelajar bukan isu kecil, tetapi fenomena nyata yang terjadi di tengah perubahan karakter kota. “Fenomena tawuran, balapan liar, knalpot brong, bullying, sampai pengeroyokan — pelakunya banyak dari kalangan pelajar. Ini masalah serius yang harus kita hadapi bersama,” ujarnya.
Menurut Kapolres, keluarga merupakan benteng utama yang menentukan arah perilaku remaja. Ia menilai lemahnya kontrol orang tua sering menjadi celah yang membuat anak mudah terjerumus pada pergaulan negatif. “Faktor terbesar kenakalan remaja adalah pengaruh miras, narkoba, dan obat terlarang. Jika keluarga kuat dan pengawasan ada, maka risiko itu jauh lebih kecil,” tegasnya.
Dalam kesempatan itu, Kapolres menekankan bahwa kehadiran orang tua di forum ini bukan tanda adanya masalah, melainkan simbol kepedulian terhadap masa depan seluruh siswa. “Bapak-Ibu dan anak-anak yang hadir hari ini bukan berarti bermasalah. Kalian perwakilan untuk menyampaikan kepada yang lain bahwa menjaga sekolah ini adalah tanggung jawab kita semua,” katanya.
Pesan khusus juga ditujukan kepada para orang tua agar memperkuat komunikasi dalam keluarga. “Kalau orang tua baik, anak baik, maka lingkungan ikut baik. Pendidikan di rumah itu fondasi utama,” ucapnya. Pesan tersebut menjadi penegas bahwa pengawasan informal di rumah tidak kalah penting dari proses pendidikan formal di sekolah.
Sementara kepada para pelajar, Kapolres menegaskan pentingnya memusatkan energi pada proses belajar. “Tugas kalian hanya satu: belajar sungguh-sungguh. Jika itu dilakukan, suatu hari kalian akan menikmati hasil dari usaha hari ini,” tutupnya.
Kepala SMKN 4, Dedih Rustandi, S.Pd., mengapresiasi langkah Polres Metro Tangerang Kota. Ia menyebut kehadiran polisi di sekolah memberi efek positif bagi suasana belajar dan kedisiplinan. Dedih menegaskan bahwa sekolah siap terus berkolaborasi. “Kami menyambut baik kegiatan ini. Semakin sering sinergi dilakukan, semakin aman sekolah kami,” ucapnya.
Kegiatan berjalan aman dan kondusif, sekaligus menjadi sinyal bahwa pendekatan kolaboratif antara orang tua, sekolah, dan aparat menjadi kunci mengembalikan ketenangan ruang pendidikan di kota besar seperti Tangerang. ich
