Pemkot Tangerang Perkuat Layanan Ramah Anak Lewat Pendidikan, Kesehatan, dan Ruang Kreativitas pada Peringatan Hari Anak Sedunia

Share

Kota Tangerang, Channelsatu.com – Peringatan Hari Anak Sedunia kembali menjadi momentum penting bagi Pemerintah Kota Tangerang untuk menegaskan komitmennya dalam pemenuhan hak anak secara menyeluruh, mulai dari layanan pendidikan, kesehatan, perlindungan, hingga ruang kreativitas yang memungkinkan setiap anak tumbuh dan berkembang secara optimal. Pemerintah daerah memastikan seluruh program terus diperbarui agar adaptif terhadap kebutuhan anak-anak di perkotaan yang dinamis dan beragam, sejalan dengan peningkatan layanan publik dan penguatan peran keluarga.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kota Tangerang, Deni Koswara, menegaskan bahwa kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan keluarga menjadi kunci terciptanya lingkungan yang aman dan ramah anak. Ia menyebut bahwa perayaan Hari Anak Sedunia merupakan pengingat bahwa investasi terbesar sebuah kota bukan hanya pada infrastruktur, melainkan pada generasi mudanya. Menurutnya, Kota Tangerang berupaya memperkuat layanan berbasis perlindungan, akses pendidikan merata, dan fasilitas bermain sehat.

Program Tangerang Cerdas menjadi salah satu intervensi strategis di bidang pendidikan. Melalui beasiswa yang menyasar anak-anak kurang mampu, Pemkot Tangerang memastikan tidak ada anak yang tertinggal secara ekonomi dalam memperoleh pendidikan. Bantuan diberikan rutin sesuai jenjang sekolah, dengan syarat utama terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial. Program ini diiringi dorongan memperkuat kualitas pendidikan anak usia dini melalui peran Bunda PAUD di setiap kelurahan agar penyelenggaraan PAUD semakin inklusif dan berkualitas.

- Advertisement -

Dari sektor pengembangan kreativitas, berbagai kampung tematik seperti Kampung Pendora dan Kampung Jimpitan kini menjadi ruang edukatif sekaligus tempat aman bagi anak-anak berekspresi. Selain itu, pengembangan Kampung Ramah Anak yang melibatkan masyarakat dinilai berhasil mendorong wilayah kelurahan lebih peduli pada kebutuhan anak, mulai dari perencanaan fasilitas bermain hingga tata lingkungan yang aman.

Untuk memperkuat ketahanan keluarga, layanan konseling Puspaga Kota Tangerang turut menjadi rujukan utama orang tua dan anak. Konsultasi yang mencakup isu remaja, kesulitan belajar, hingga kekerasan domestik diberikan secara gratis dengan dukungan tenaga profesional. Keberadaan satgas PATBM dan layanan SILACAK PERAK juga menjadi bagian penting dalam memperkuat perlindungan anak berbasis masyarakat, memastikan kasus kekerasan dapat dicegah dan ditangani cepat.

Pemerintah kota pun terus memperluas fasilitas literasi melalui Perpustakaan Daerah yang menyediakan ruang anak, mini teater, serta program fieldtrip gratis bagi sekolah. Upaya ini didukung pengembangan ruang terbuka hijau dan community center ramah anak, termasuk Graha Kita Bersama yang kini menjadi pusat kegiatan warga di banyak kelurahan.

Di bidang kesehatan, layanan imunisasi gratis, pemeriksaan kesehatan rutin, serta program rehabilitasi sosial bagi anak terlantar dari Dinas Sosial melengkapi ekosistem perlindungan anak di tingkat kota. Sebagai agenda pemersatu, kegiatan seperti Tangerang Child Fest digelar untuk memberikan ruang ekspresi, edukasi, dan kampanye hak anak secara lebih luas kepada masyarakat.

- Advertisement -

Beragam program tersebut diharapkan mempercepat terwujudnya Kota Tangerang yang semakin inklusif dan sehat bagi anak-anak. Pemerintah kota menegaskan bahwa keberlanjutan program tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi perlu dukungan seluruh lapisan masyarakat demi masa depan generasi penerus. ich

Read more

NEWS