Padi Reborn Hadirkan Konser Dua Delapan dalam Format Sinematik Dolby Atmos

Share

Jakarta, Channelsatu.com  – Perjalanan 28 tahun Padi Reborn di industri musik Indonesia kini hadir dalam format berbeda. Band yang beranggotakan Fadly, Piyu, Rindra, Ari, dan Yoyo tersebut mengubah dokumentasi konser tunggal mereka bertajuk “Konser Dua Delapan” menjadi tayangan audio visual di layar bioskop dengan teknologi Dolby Atmos.

Karya tersebut diperkenalkan melalui acara Exclusive Limited Screening Konser Dua Delapan Padi Reborn yang berlangsung di XXI Plaza Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (7/7/2026). Tayangan ini menghadirkan kembali suasana konser yang digelar pada 31 Januari 2026 dengan konsep panggung 360 derajat.

Konsep panggung melingkar yang menjadi ciri utama konser tersebut menjadi salah satu tantangan dalam proses penggarapan versi sinematiknya. Melalui format layar lebar, Padi Reborn ingin memberikan pengalaman berbeda bagi penonton yang sebelumnya tidak hadir langsung di lokasi konser.

- Advertisement -

Selain menghadirkan dokumentasi konser, Padi Reborn juga memperkenalkan single terbaru berjudul “Punah” yang masuk dalam album “Dua Delapan”. Lagu tersebut menjadi bagian dari perjalanan kreatif Padi Reborn dalam menandai usia 28 tahun berkarya.

Piyu mengungkapkan rasa senangnya setelah melihat konser tersebut dikemas menjadi tayangan audio visual premium. Menurutnya, konsep membawa dokumentasi konser ke bioskop menjadi pengalaman baru bagi perjalanan Padi Reborn.

“Setelah lihat dijadikan video musi premium pastinya senang. Saya masih merasa sangat antusias dan bahagia lah,” kata Piyu Padi Reborn usai acara.

Menurut Piyu, dokumentasi konser dalam bentuk sinematik menjadi sebuah langkah baru bagi Padi Reborn. Sebelumnya, band tersebut telah menjalani berbagai pertunjukan dengan konsep yang tidak biasa, namun menghadirkan konser dalam bentuk film menjadi pengalaman yang berbeda.

- Advertisement -

“Terus terang saja, ini adalah sesuatu yang menjadi breakthrough (terobosan) bagi karier Padi. Kami sudah pernah menggelar konser di beberapa tempat, bahkan di tempat-tempat yang terbilang unik seperti di kapal perang, kereta api, pesawat terbang, dan lain sebagainya,” jelas Piyu.

“Ketika sebuah konser divisualisasikan, disinematikkan, lalu ditonton bersama di layar bioskop, ini adalah yang pertama kalinya bagi kami,” lanjutnya.

Sementara itu, Fadly mengatakan tayangan konser tersebut memberikan pengalaman unik karena dirinya bisa menyaksikan kembali penampilan Padi Reborn dari sudut pandang penonton. Ia menilai kualitas visual dan tata suara Dolby Atmos mampu mempertahankan suasana pertunjukan secara natural.

“Rasanya agak unik menonton penampilan band sendiri dalam sebuah video konser di layar lebar, tetapi alhamdulillah saya sangat senang karena ini menyajikan apa adanya Padi saat di atas panggung,” ucap Fadly.

Bagi Fadly, dokumentasi konser dalam bentuk film juga memiliki nilai penting sebagai arsip perjalanan sebuah grup musik. Menurutnya, karya tersebut dapat menjadi catatan perjalanan Padi Reborn yang bisa dinikmati kembali oleh penggemar.

“Bagi kami film ini sebenarnya bisa menjadi bagian dari arsip sejarah perjalanan Padi Reborn sendiri untuk dikenang keluarga hingga Sobat Padi,” ujar Fadly.

Penggarapan film konser ini melibatkan proses produksi dengan perhatian pada aspek visual, tata cahaya, hingga tata suara. Ahmad Qomaru Zaman dari Megapro Communications menjelaskan bahwa tim produksi berupaya menjaga pengalaman konser 360 derajat agar tetap terasa ketika dipindahkan ke layar bioskop.

“Kami harus memastikan setiap pergerakan kamera, pencahayaan, dan transisi audio mampu mentransfer atmosfer magis di stadion langsung ke hadapan penonton bioskop maupun masyarakat luas nantinya. Kami bangga bisa menjadi bagian dari proses produksi yang monumental ini,” kata Ahmad Qomaru Zaman.

Setelah pemutaran terbatas tersebut, Konser Dua Delapan Padi Reborn direncanakan hadir melalui penayangan yang lebih luas, termasuk melalui platform OTT dan rangkaian exclusive screening berikutnya. Karya ini menjadi dokumentasi perjalanan Padi Reborn selama hampir tiga dekade di industri musik Indonesia. (Kul)

 

Redaksihttps://channelsatu.com/
News and Entertainment

Read more

NEWS