Jakarta, Channelsatu.com – Upaya pemerataan layanan kesehatan di Indonesia terus diperkuat melalui inovasi digital. Social enterprise DoctorTool menjadi salah satu penerima DBS Foundation Grant Program 2025 untuk mengembangkan teknologi kecerdasan buatan (AI) yang membantu tenaga medis memberikan pelayanan lebih cepat dan akurat.
DoctorTool mengembangkan sistem rekam medis digital yang telah terintegrasi dengan BPJS Kesehatan dan SATUSEHAT, memungkinkan dokter mengakses riwayat pasien hanya dalam hitungan detik. Teknologi tersebut kini telah digunakan di 37 provinsi dengan jangkauan sekitar 15 juta penerima layanan kesehatan.
CCO & Co-Founder DoctorTool, Elisa Yoshigoe Wijaya, mengatakan kesehatan merupakan fondasi utama agar masyarakat mampu berkembang secara ekonomi maupun sosial.
“Sebelum kita bisa pintar dan berdaya secara ekonomi, yang kita butuhkan pertama kali adalah sehat. Kalau sehat, kita bisa melakukan apa saja,” ujar Elisa.
Selain mempercepat layanan medis, DoctorTool juga mengembangkan fitur AI Clinical Decision Support yang membantu dokter dalam proses analisis klinis, termasuk mendukung penanganan kasus stunting.
Elisa menegaskan bahwa kehadiran kecerdasan buatan bukan untuk menggantikan profesi dokter, melainkan menjadi alat bantu dalam meningkatkan kualitas pelayanan.
“Kami percaya AI bukan untuk menggantikan dokter, tetapi untuk membantu mereka agar punya lebih banyak waktu melakukan hal yang paling penting, yaitu berinteraksi dan menganalisis kondisi pasien secara langsung,” jelasnya.
Melalui hibah dari DBS Foundation, DoctorTool memperkuat kapasitas teknologi, infrastruktur digital, serta tim engineering agar inovasi tersebut semakin optimal menjangkau fasilitas kesehatan di seluruh Indonesia.
Head of Group Marketing & Communications PT Bank DBS Indonesia sekaligus perwakilan DBS Foundation, Mona Monika, mengatakan dukungan kepada social enterprise merupakan bagian dari komitmen Bank DBS Indonesia dalam menghadirkan dampak yang melampaui layanan perbankan.
“Kami ingin semakin banyak orang mengetahui bahwa kebaikan itu nyata dan bisa memberikan dampak besar sekaligus menghadirkan solusi berkelanjutan atas berbagai tantangan sosial,” kata Mona.
Melalui pendekatan tersebut, DBS Foundation berharap semakin banyak inovasi teknologi yang mampu menjawab tantangan kesehatan masyarakat secara berkelanjutan. ich
