Jakarta, Channelsatu.com – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) kembali menggelar program Mudik Gratis pada Angkutan Lebaran 2025. Langkah ini diambil untuk menekan penggunaan kendaraan pribadi dan mengurangi kepadatan lalu lintas selama musim mudik.
Pendaftaran program Mudik Gratis Kemenhub resmi dibuka pada 10 Maret 2025. Masyarakat dapat mendaftar melalui situs web resmi Kemenhub dan aplikasi Mitra Darat.
Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, menekankan pentingnya keselamatan pemudik.
Ia mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan program mudik gratis, terutama bagi mereka yang hendak melakukan perjalanan jarak jauh menggunakan sepeda motor.
Program Mudik Gratis Kemenhub mencakup berbagai moda transportasi, yaitu darat (bus dan truk), laut (kapal laut), dan kereta api.
Kemenhub juga akan berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk menyelenggarakan program mudik gratis secara terpadu.
Dalam Rapat Koordinasi Persiapan Angkutan Lebaran 2025, keselamatan pemudik ditetapkan sebagai prioritas utama.
Kemenhub berkoordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan untuk memastikan kelancaran, keamanan, kenyamanan, dan keselamatan selama musim mudik.
Penerapan kebijakan work from anywhere (WFA) juga menjadi salah satu strategi untuk mengurangi kepadatan pemudik.
Berdasarkan survei, WFA berpotensi mengurangi jumlah pemudik pada puncak arus mudik (H-3).
Survei menunjukkan bahwa moda transportasi yang paling banyak digunakan selama mudik adalah mobil pribadi, bus, kereta api, pesawat, dan sepeda motor.
Kemenhub menetapkan 31 kota tujuan mudik dan 9 kota asal arus balik yang tersebar di Sumatera, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, dan Jawa Timur. ich
