Kabupaten Tangerang, Channelsatu.com – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait memberikan apresiasi tinggi terhadap program bedah rumah yang digencarkan Pemerintah Kabupaten Tangerang. Hal tersebut ia sampaikan dalam acara penyerahan kunci rumah hasil Program CSR Bebenah Kampung dan Program Gotong Royong Pembangunan Rumah Merah Putih di Desa Patra Manggala, Kecamatan Kemiri.
“Luar biasa, Kabupaten Tangerang telah lebih dulu mengawali program bedah rumah tidak layak huni dengan target yang tidak main-main setiap tahun,” ujar Maruarar. Ia menegaskan, keberhasilan Pemkab Tangerang bisa menjadi contoh bagi daerah lain dalam menyiapkan hunian layak bagi masyarakat kecil.
Maruarar menambahkan, Kementerian PKP tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik rumah, tetapi juga tengah menyiapkan program pemberdayaan masyarakat. Menurutnya, perbaikan kualitas rumah harus sejalan dengan peningkatan perekonomian warga agar kesejahteraan lebih merata.
Sementara itu, Bupati Tangerang Maesyal Rasyid menyampaikan rasa terima kasih kepada Kementerian PKP, Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia, PT Agung Sedayu Grup, serta seluruh pihak yang berkolaborasi dalam program pembangunan rumah layak huni. Ia menegaskan, program ini menjadi wujud nyata kepedulian pemerintah dan dunia usaha terhadap masyarakat berpenghasilan rendah.
“Atas nama pemerintah dan masyarakat Kabupaten Tangerang, kami berterima kasih kepada Bapak Menteri, Buddha Tzu Chi, Agung Sedayu Grup, camat, kades, dan semua pihak yang terlibat langsung. Berkat program ini, banyak warga kini memiliki rumah yang lebih layak, sehat, dan nyaman,” kata Maesyal.
Program CSR Bebenah Kampung dan Program Gotong Royong Pembangunan Rumah Merah Putih melengkapi program bedah rumah yang sebelumnya sudah dijalankan Pemkab Tangerang. Tahun ini saja, pemerintah daerah menargetkan 1.190 rumah, ditambah 500 rumah hasil kolaborasi dengan Kementerian PKP dan mitra. Total, ada sekitar 1.690 rumah yang dibangun sepanjang tahun.
Direktur Jenderal Perumahan dan Perkotaan Kementerian PKP, Sri Haryati, menjelaskan bahwa dari 500 rumah yang ditetapkan, tahap pertama sebanyak 115 unit telah rampung dan diserahkan kepada masyarakat. Rinciannya meliputi 32 unit di Kecamatan Kemiri, 1 unit di Mauk, 22 unit di Kronjo, 2 unit di Pakuhaji, 3 unit di Kosambi, dan 55 unit di Teluknaga.
Sisa 385 unit rumah akan dibangun pada tahap kedua, yang rencananya menyasar delapan kecamatan di Kabupaten Tangerang. Seluruhnya ditargetkan selesai sebelum Lebaran mendatang. Program ini juga merupakan bagian dari program nasional 3 juta rumah yang tengah dicanangkan pemerintah.
Dengan adanya program ini, Pemkab Tangerang berharap masyarakat semakin memiliki akses terhadap hunian layak, sekaligus meningkatkan kualitas hidup di tingkat keluarga. Sinergi pemerintah pusat, daerah, dunia usaha, dan lembaga sosial menjadi kunci dalam mempercepat penuntasan rumah tidak layak huni di Indonesia. ich
