Jakarta, Channelsatu.com – Eksplorasi musikal kembali ditegaskan “Billkiss” lewat perilisan “Tahta (Hipdut Version)” yang resmi meluncur. Band asal Bogor ini memanfaatkan momen Hari Kasih Sayang untuk menghadirkan sudut pandang baru tentang cinta dan patah hati.
Lagu “Tahta” sendiri telah lebih dulu dikenal sebagai anthem galau tentang bayang-bayang mantan yang sulit tergantikan. Namun di versi hipdut, Billkiss menyulap kesedihan menjadi ritme yang lebih hidup dan menggugah.
Helvi menjelaskan bahwa keputusan merilis versi ini bukan tanpa alasan. “Kami ingin menunjukkan bahwa patah hati tidak selalu harus ditangisi. Bisa juga dirayakan dengan cara yang lebih santai dan fun,” ungkapnya.
Pendekatan hipdut menjadi pilihan karena dianggap merepresentasikan semangat generasi muda yang fleksibel dalam merespons emosi. Perpaduan hip-hop dan dangdut menciptakan warna yang unik di tengah dominasi pop arus utama.
Maulin menambahkan, “Versi ini seperti memberi ruang baru untuk Tahta. Liriknya tetap emosional, tapi aransemennya bikin orang ingin bergerak.”
Dari sisi produksi, Billkiss melakukan penyesuaian tempo dan groove agar tetap relevan dengan pasar streaming digital. Strategi ini sekaligus memperluas jangkauan pendengar mereka.
Dirilis di berbagai platform musik digital, lagu ini diproyeksikan menjadi salah satu soundtrack alternatif Valentine 2026, khususnya bagi mereka yang memilih berdamai dengan masa lalu.
Dengan “Tahta (Hipdut Version)”, Billkiss menegaskan bahwa inovasi menjadi kunci bertahan di industri musik Indonesia yang kompetitif. ich
