Jelang Ramadan, Inflasi Kota Tangerang Tetap Terkendali di Angka 3,52 Persen

Share

Kota Tangerang, Channelsatu.com – Menjelang bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, Pemerintah Kota Tangerang berhasil menjaga stabilitas inflasi daerah dengan capaian indeks inflasi sebesar 3,52 persen pada Januari 2026. Angka tersebut menunjukkan tren kenaikan dibandingkan bulan sebelumnya, namun tetap berada dalam kategori terkendali dan normal di tengah meningkatnya aktivitas ekonomi serta konsumsi masyarakat jelang Ramadan.

Asisten Daerah Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kota Tangerang, Ruta Ireng Wicaksono, menjelaskan bahwa kenaikan inflasi tersebut tidak lepas dari dinamika harga sejumlah komoditas strategis serta meningkatnya daya beli masyarakat. Menurutnya, kondisi ini lazim terjadi setiap tahun menjelang bulan puasa, terutama ketika permintaan kebutuhan pokok mengalami peningkatan.

Berdasarkan data yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Tangerang, inflasi menunjukkan tren bertahap sejak akhir 2025. Pada November 2025, inflasi tercatat sebesar 2,34 persen, meningkat menjadi 2,55 persen pada Desember 2025, dan kembali naik menjadi 3,52 persen pada Januari 2026 dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 108,77.

- Advertisement -

Ruta menegaskan bahwa Pemkot Tangerang memastikan kondisi inflasi tetap stabil dan terkendali meski mengalami peningkatan. Ia menilai pergerakan inflasi saat ini masih berada dalam batas wajar dan mencerminkan aktivitas pasar yang sehat menjelang Ramadan.

Kondisi serupa juga terjadi di sejumlah daerah lain di Provinsi Banten. Beberapa wilayah mencatatkan inflasi yang lebih tinggi, seperti Kota Serang sebesar 4,04 persen, disusul Kota Cilegon 3,52 persen, Kabupaten Lebak 3,28 persen, dan Kabupaten Pandeglang 3,04 persen, dengan kenaikan bulanan berkisar antara 0,16 hingga 0,50 persen.

Kenaikan harga pada kelompok komoditas makanan dan minuman menjadi faktor utama pendorong inflasi di Kota Tangerang. Komoditas seperti beras, daging ayam ras, serta kebutuhan pokok lainnya mengalami peningkatan harga seiring meningkatnya permintaan masyarakat menjelang bulan puasa.

Meski demikian, Pemkot Tangerang meminta masyarakat untuk tidak khawatir secara berlebihan. Pemerintah memastikan bahwa fluktuasi harga yang terjadi masih tergolong normal dan terus dipantau secara intensif guna menjaga stabilitas harga serta daya beli warga.

- Advertisement -

Sebagai langkah konkret, Pemkot Tangerang menggencarkan berbagai program strategis pengendalian inflasi, salah satunya melalui program Gampang Sembako dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-33 Kota Tangerang. Program ini digelar serentak di seluruh kecamatan mulai 2 hingga 24 Februari 2026 sebagai upaya memastikan ketersediaan bahan pokok dengan harga terjangkau bagi masyarakat. ich

Read more

NEWS