Kota Tangerang, Channelsatu.com – Jelang perayaan Iduladha 1446 H, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang mengambil langkah proaktif guna memastikan kesehatan dan kelayakan hewan kurban. Melalui Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Tangerang, masyarakat diimbau untuk hanya membeli hewan kurban dari lapak-lapak yang telah mengantongi stiker resmi Pemkot Tangerang. Ini adalah upaya krusial untuk menjamin keamanan pangan dan ketenangan beribadah bagi seluruh warga.
Kepala Bidang Pertanian DKP Kota Tangerang, Ibnu Ariefyanto, menjelaskan bahwa stiker resmi ini bukan sekadar tempelan, melainkan sebuah sertifikasi kesehatan hewan yang ketat. “Kami ingin memastikan hewan kurban yang dijual dalam kondisi sehat dan layak dikurbankan,” ujarnya saat meninjau salah satu lapak. Stiker ini menjadi penanda bahwa lapak tersebut telah melalui serangkaian pemeriksaan kesehatan hewan, serta memenuhi standar kebersihan dan kelayakan tempat penjualan.
Ibnu memprediksi, tahun ini akan ada lebih dari 200 lapak hewan kurban yang tersebar di 13 kecamatan di Kota Tangerang. Hingga saat ini, lebih dari 50 lapak sudah terverifikasi dan berstiker, dan DKP akan terus melakukan pengejaran hingga Hari-H Iduladha untuk memastikan seluruh lapak memenuhi standar.
Tim pemeriksa dari DKP Kota Tangerang tidak hanya berhenti pada penerbitan stiker. Mereka akan terus melakukan pengawasan ketat terhadap lapak-lapak yang ada, memastikan setiap hewan kurban memenuhi kriteria kesehatan, usia yang pas, hingga kelengkapan Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) dari daerah asalnya. “Kami mengajak masyarakat lebih bijak memilih tempat pembelian hewan kurban. Utamakan keamanan, kesehatan dan kenyamanan bersama,” imbuh Ibnu.
Langkah Pemkot Tangerang ini disambut positif oleh para pedagang hewan kurban. Baharudin, seorang pedagang dari Sahabat Qurban di depan EMC, mengungkapkan bahwa 70 persen dari 150 ekor sapi yang ia datangkan dari Bima sudah laku terjual. Ia juga memastikan bahwa semua hewan yang dijualnya telah dilengkapi surat keterangan sehat dari Pemerintah Daerah Bima.
“Seperti tahun-tahun sebelumnya, Pemkot Tangerang dipastikan melakukan pengecekan ulang dan alhamdulillah semua dalam kondisi sehat,” tutur Baharudin. Ia menambahkan bahwa evaluasi dari Pemkot Tangerang sejauh ini tidak memberatkan, hanya imbauan untuk memastikan seluruh hewan memiliki lokasi dengan atap yang baik demi kenyamanan dan kesehatan hewan itu sendiri.
Baharudin juga mengapresiasi edukasi yang diberikan oleh dokter dari DKP Kota Tangerang terkait layanan gratis pemeriksaan dan pengobatan jika ada tanda-tanda hewan sakit. Ini menunjukkan sinergi positif antara pemerintah dan pedagang dalam menjaga kualitas hewan kurban.
Dengan upaya kolaboratif ini, Pemkot Tangerang berharap perayaan Iduladha tahun ini dapat berjalan lancar, aman, sesuai syariat, dan yang terpenting, menjaga kesehatan masyarakat secara umum. Ini adalah komitmen Pemkot Tangerang dalam menghadirkan Iduladha sehat dan berkah bagi seluruh warganya. ich
