Empty Nest Syndrome Mengintai Orang Tua Saat Anak Mulai Mandiri, Ini Dampaknya bagi Kesehatan Mental

Share

Jakarta, Channelsatu.com – Ketika anak-anak mulai meninggalkan rumah untuk kuliah, bekerja, atau membangun kehidupan sendiri, banyak orang tua memasuki fase baru yang tidak selalu mudah dijalani. Kondisi yang dikenal sebagai “empty nest syndrome” ini kerap memunculkan perasaan kehilangan, kesepian, hingga kecemasan yang mendalam.

Fenomena tersebut terjadi karena selama bertahun-tahun peran sebagai orang tua menjadi bagian utama dari rutinitas dan identitas seseorang. Ketika anak tidak lagi tinggal serumah, muncul ruang kosong yang membutuhkan penyesuaian emosional.

Meski bukan termasuk gangguan mental klinis, “empty nest syndrome” dapat memengaruhi kondisi psikologis apabila tidak dikelola dengan baik. Perasaan sedih yang muncul sebenarnya merupakan respons yang normal terhadap perubahan besar dalam kehidupan keluarga.

- Advertisement -

Banyak orang tua mengalami perubahan aktivitas sehari-hari yang drastis. Rumah yang sebelumnya ramai menjadi lebih sepi, sementara interaksi dengan anak berkurang dibandingkan masa-masa sebelumnya.

Dalam kondisi tertentu, perasaan kehilangan tersebut dapat berkembang menjadi stres berkepanjangan. Jika tidak diatasi, kondisi ini berpotensi memengaruhi kualitas hidup dan hubungan sosial seseorang.

Direktur Bisnis Individu IFG Life, Fabiola Noralita, mengatakan bahwa setiap fase kehidupan memiliki tantangan tersendiri yang perlu dipersiapkan secara matang.

“Setiap tahap kehidupan memiliki tantangan dan kebutuhan yang berbeda. Memasuki fase empty nest, masyarakat perlu mempersiapkan diri secara menyeluruh, baik dari sisi kesehatan, mental, maupun finansial, agar dapat menjalani fase kehidupan berikutnya dengan lebih tenang dan percaya diri,” ujar Fabiola.

- Advertisement -

Menurutnya, fase ini seharusnya tidak dipandang sebagai akhir dari peran orang tua, melainkan kesempatan untuk menemukan tujuan baru, mengembangkan minat pribadi, dan meningkatkan kualitas hidup di masa mendatang. ich

Read more

NEWS