Bandung, Channelsatu.com – Di tengah meningkatnya minat masyarakat terhadap aktivitas trading, PT Didi Max Berjangka (Didimax) mengingatkan pentingnya melakukan transaksi secara mandiri dan tidak menyerahkan kendali akun kepada pihak lain yang menjanjikan keuntungan tertentu.
Pesan tersebut disampaikan dalam kegiatan Seminar dan Live Trading yang digelar di CGV 23 Paskal Bandung, Kamis (29/5/2026). Acara yang diikuti sekitar 250 peserta itu menghadirkan sejumlah trader dan analis untuk membahas berbagai strategi dan pemahaman dasar mengenai perdagangan berjangka.
Dalam kegiatan tersebut, peserta tidak hanya mendapatkan materi mengenai analisis pasar, tetapi juga menyaksikan langsung praktik live trading yang ditampilkan di layar besar. Sejumlah metode yang diperkenalkan antara lain Smart Money Concept (SMC), Money Hunter, dan analisis fundamental.
Direktur Didimax, Cenli Yani, mengatakan edukasi menjadi bagian penting dalam membangun pemahaman masyarakat mengenai dunia trading. Menurutnya, setiap keputusan transaksi harus dilakukan oleh pemilik akun sendiri setelah memahami risiko yang ada.
Didimax juga mengingatkan nasabah agar tidak menitipkan dana maupun memberikan akses penuh akun trading kepada pihak lain. Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga keamanan dana sekaligus menghindari berbagai potensi penyalahgunaan.
“Keputusan transaksi harus dilakukan sendiri oleh nasabah setelah memahami risiko dan strategi yang digunakan, sehingga keamanan dana dan pengelolaan risiko dapat tetap terjaga,” ujar Cenli.
Selain membahas strategi perdagangan, seminar tersebut juga mengangkat pentingnya literasi keuangan di tengah semakin banyaknya informasi terkait investasi dan trading yang beredar di masyarakat.
Menurut Cenli, pemahaman yang memadai dapat membantu masyarakat membedakan aktivitas trading yang dilakukan secara legal dengan berbagai praktik investasi yang tidak bertanggung jawab.
Sebagai perusahaan pialang berjangka, Didimax menyatakan terus menjalankan berbagai program edukasi seperti seminar, webinar, pelatihan, hingga pendampingan trading untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai risiko dan peluang dalam perdagangan berjangka.
Melalui kegiatan ini, perusahaan berharap masyarakat tidak hanya tertarik pada potensi keuntungan, tetapi juga memahami pentingnya pengelolaan risiko, disiplin dalam bertransaksi, serta kepatuhan terhadap aturan yang berlaku dalam industri perdagangan berjangka.
