Demi Kelancaran SPMB, Disdukcapil Tangsel Layani Adminduk Hingga ke SD

Share

Tangsel, Channelsatu.com – Menjelang pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2025/2026, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengambil langkah proaktif dengan menggelar program jemput bola layanan administrasi kependudukan. Langkah ini bertujuan untuk memastikan seluruh calon peserta didik memiliki dokumen yang menjadi syarat utama dalam proses pendaftaran, khususnya Kartu Identitas Anak (KIA) yang kini diwajibkan dalam sistem PPDB di tingkat Sekolah Dasar Negeri.

Plt Kepala Disdukcapil Tangsel, Dwi Suryani, menjelaskan bahwa program jemput bola ini dilakukan secara langsung ke sekolah-sekolah yang mengajukan permohonan layanan adminduk kolektif. Menurutnya, pendekatan ini tidak hanya efektif dalam mempercepat proses kepemilikan dokumen resmi, tapi juga membantu pihak sekolah dan orang tua murid menghindari antrean panjang di kantor layanan publik. Ia menyebut kegiatan ini sebagai bentuk komitmen dalam mendukung suksesnya implementasi SPMB 2025.

“Program jemput bola ini kami lakukan untuk memastikan anak-anak yang akan masuk sekolah bisa segera memiliki Kartu Identitas Anak (KIA), karena sekarang KIA menjadi salah satu syarat wajib dalam proses pendaftaran. Kami ingin memastikan tidak ada anak yang tertunda masuk sekolah hanya karena masalah dokumen,” ujar Dwi Suryani.

- Advertisement -

Layanan yang diberikan Disdukcapil Tangsel tidak hanya terbatas pada pembuatan KIA, tetapi juga mencakup layanan dokumen lain seperti Kartu Keluarga dan Akta Kelahiran. Dwi menyatakan bahwa pihaknya tetap melayani berbagai kebutuhan administrasi yang muncul, selama permintaan tersebut datang dari masyarakat yang berada di lokasi kegiatan jemput bola. Pendekatan fleksibel ini diyakini mampu menjangkau lebih banyak warga dan memperkuat kesadaran pentingnya data kependudukan yang valid.

Dalam catatan Disdukcapil, periode Mei hingga Juni memang selalu menunjukkan lonjakan signifikan permohonan administrasi kependudukan, terutama menjelang pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). Kendati belum bisa dipastikan semua permintaan tersebut berkaitan langsung dengan PPDB, peningkatan ini secara umum menunjukkan bahwa masyarakat mulai sadar akan pentingnya dokumen resmi sebagai prasyarat mengakses layanan pendidikan.

Tren ini juga menunjukkan bahwa kebijakan mewajibkan KIA dalam proses pendaftaran sekolah telah berdampak nyata terhadap partisipasi warga dalam urusan administrasi. Langkah pemerintah daerah yang mendekatkan layanan ke sekolah-sekolah membantu mempercepat proses distribusi KIA, sekaligus menjadi momentum edukasi tentang pentingnya kelengkapan data diri anak sejak dini dalam sistem pendidikan nasional.

Selain kegiatan jemput bola, Disdukcapil Tangsel juga menyediakan akses layanan di berbagai titik lain, termasuk gerai pelayanan, kantor kelurahan, serta kantor kecamatan yang tersebar di seluruh wilayah Tangsel. Dengan sistem yang terintegrasi dan jangkauan layanan yang luas, pemerintah berharap tidak ada lagi anak yang terkendala masuk sekolah hanya karena persoalan dokumen.

- Advertisement -

Program ini juga mencerminkan bagaimana sektor administrasi kependudukan dan sektor pendidikan bisa berjalan beriringan demi mendukung hak dasar anak atas pendidikan. Disdukcapil melihat inisiatif ini bukan sekadar tugas teknis, tapi bagian dari ekosistem pendidikan inklusif dan terencana yang berbasis data kependudukan yang akurat. Hal ini sejalan dengan upaya Pemerintah Kota Tangsel dalam memperkuat layanan publik berbasis kebutuhan nyata masyarakat.

Dengan semakin masifnya layanan adminduk menjelang SPMB 2025, diharapkan tidak hanya angka kepemilikan KIA yang meningkat, tetapi juga partisipasi masyarakat dalam proses pendidikan anak. Kolaborasi antarinstansi seperti ini diharapkan menjadi model yang bisa ditiru oleh daerah lain, agar tantangan administratif tidak lagi menjadi penghalang dalam mewujudkan akses pendidikan dasar yang merata dan berkeadilan.

Jadwal Pendaftaran SPMB 2025 di Kota Tangsel

Diketahui, pendaftaran SPMB tahun ajaran 202/2026 di Kota Tangsel dilakukan secara online dan hybrid. Ada tujuh SD Negeri yang menjadi pilot project pendaftaran SPMB secara online. Sementara pendaftaran SMP Negeri dilakukan secara online di semua sekolah.

Proses pendaftaran akan dilakukan secara daring melalui laman resmi: https://ppdb.tangerangselatankota.go.id.

Pelaksanaan SPMB dibagi dalam beberapa tahap dan jalur penerimaan, dengan kuota yang sudah ditetapkan:
Tahap 1- Jalur Domisili (Kuota 40 persen)
– Pendaftaran online dan verifikasi data dilaksanakan pada tanggal 24-26 Juni 2025
– Pengumuman kelulusan: 28 Juni 2025
– Daftar ulang: 30 Juni 2025

Tahap 2- Jalur Mutasi (Kuota 5 persen) dan Jalur Prestasi (Kuota 25 persen)
– Pendaftaran dan verifikasi data dilaksanakan pada tanggal 1-3 Juli 2025
– Pengumuman dilakukan: 4 Juli 2025
– Daftar ulang: 5 Juli 2025

Tahap 3 – Jalur Afirmasi dan Disabilitas (Kuota 30 persen)
– Pendaftaran dan verifikasi data dilaksanakan pada tanggal 7-9 Juli 2025
– Pengumuman kelulusan: 10 Juli 2025
– Daftar ulang: 11 Juli 2025

Sedangkan, jadwal SPMB tingkat Sekolah Dasar (SD) Kota Tangsel akan berlangsung selama bulan Juni 2025, di tanggal berikut ini:
– Pendaftaran: 3-14 Juni 2025
– Pengumuman: 23 Juni 2025
– Daftar Ulang: 24-25 Juni 2025
– Hari Pertama Sekolah: 14 Juli 2025

Untuk layanan bantuan, Disdik Tangsel menyiapkan dua nomor hotline resmi:
– Humas Disdikbud Tangsel: 0857-7308-5730
– Hotline SPMB SMP Dikbud Tangsel: 0822-1096-806. ich

Read more

NEWS