Kota Tangerang, Channelsatu.com – Program Bank Sampah di Kecamatan Karang Tengah terus menunjukkan hasil positif dalam upaya pengelolaan sampah rumah tangga berbasis partisipasi pegawai. Melalui program tersebut, sampah rumah tangga yang sebelumnya tidak bernilai kini mampu diolah menjadi sumber ekonomi hingga menghasilkan puluhan juta rupiah dalam setahun.
Camat Karang Tengah, Hendriyanto, mengatakan Bank Sampah Kecamatan Karang Tengah konsisten mengumpulkan berbagai jenis sampah rumah tangga dari seluruh pegawai setiap pekan. Mulai dari sampah plastik, kertas, kardus, hingga minyak jelantah dikumpulkan secara rutin setiap hari Jumat.
“ Kami sudah menjalankan Bank Sampah Kecamatan Karang Tengah ini hasilnya luar biasa, pegawai sangat antusias berpartisipasi, mulai dari sampah plastik, kertas, kardus, sampai minyak jelantah dari rumah masing-masing dikumpulkan setiap Jumat,” ujar Hendriyanto.
Menurutnya, volume sampah rumah tangga yang berhasil dikelola mencapai sekitar 300 hingga 400 kilogram setiap pekan. Dari jumlah tersebut, Bank Sampah Kecamatan Karang Tengah mampu mengurangi beban sampah yang dikirim ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Rawa Kucing hingga mencapai 4,7 ton dalam satu bulan terakhir.
Keberhasilan tersebut dinilai menjadi bukti bahwa pengelolaan sampah berbasis lingkungan dan partisipasi masyarakat mampu memberikan dampak nyata, baik dari sisi kebersihan kota maupun nilai ekonomi. Selain membantu mengurangi penumpukan sampah di TPA, program ini juga mendorong kesadaran pegawai untuk lebih peduli terhadap pengelolaan limbah rumah tangga.
Program Bank Sampah Kecamatan Karang Tengah pun diharapkan dapat menjadi contoh bagi wilayah lain dalam mengembangkan budaya memilah sampah sejak dari rumah. Dengan pengelolaan yang konsisten, sampah tidak hanya menjadi persoalan lingkungan, tetapi juga memiliki potensi ekonomi yang bermanfaat. ich
