Kota Bekasi, Channelsatu.com – Bamus Cup 2025 di Bojongsari resmi digelar dan langsung menyedot perhatian masyarakat Jatiasih, Kota Bekasi. Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe hadir membuka turnamen ini dan langsung ikut bermain bersama warga, memperlihatkan semangat kebersamaan dan kecintaan terhadap olahraga voli.
Dalam pembukaannya, Abdul Harris memberikan ucapan selamat kepada panitia dan menyampaikan rasa bangganya atas terselenggaranya turnamen ini. Ia menilai kegiatan ini mampu menghadirkan keceriaan sekaligus menjalin silaturahmi antarwarga dalam suasana kompetitif namun penuh persaudaraan.
Abdul Harris menyebut bola voli sebagai olahraga yang sangat merakyat dan bisa menjadi instrumen sosial dalam mempererat relasi antarwarga. Dengan menggelar turnamen di tengah perkampungan yang akrab, Bojongsari dinilai berhasil memperkuat jati diri sebagai komunitas yang sehat, aktif, dan guyub.
Sportivitas menjadi nilai penting yang ditekankan oleh Wawali. Ia mengajak peserta bermain dengan fair dan tidak terpancing emosi. Kepada suporter, ia juga berpesan untuk memberi dukungan positif, bukan provokasi. Bahkan dalam keterangannya, ia mengingatkan pentingnya rendah hati dalam kemenangan dan lapang dada dalam kekalahan.
Ia juga menyampaikan harapan besar kepada para wasit agar tetap adil dan jujur, karena turnamen akan kehilangan maknanya bila kepemimpinan lapangan tidak objektif. Sportivitas, menurutnya, adalah fondasi dari seluruh elemen dalam turnamen.
Kejuaraan ini tak hanya menampilkan tim-tim lokal, tetapi juga menjadi media pembelajaran dalam meningkatkan pemahaman masyarakat tentang nilai fair play dan solidaritas. Bamus Cup bukan hanya soal menang atau kalah, tetapi soal bagaimana menjadi warga yang aktif, sehat, dan menjunjung nilai sosial.
Turut hadir Ketua MUI Kota Bekasi KH Syaifuddin Siroj, Camat Jatiasih Ashari, dan tokoh masyarakat lainnya. Mereka ikut terlibat secara langsung dalam pertandingan persahabatan yang membangun suasana akrab dan cair di tengah antusiasme warga.
Bamus Cup 2025 telah menjadi contoh nyata bagaimana olahraga mampu menyatukan masyarakat dan membangun kebersamaan yang sehat. Kejuaraan ini bukan hanya soal pertandingan, tetapi tentang bagaimana warga Bojongsari menjaga tradisi, menghargai kebersamaan, dan terus menyalakan semangat gotong royong. ich
