Jakarta, Channelsatu.com – Langkah berani diambil “Selfi Yamma” dengan menghadirkan kembali “Cincin Kepalsuan” ke industri musik dangdut Indonesia. Lagu legendaris milik Mansyur S itu kini hadir dalam balutan aransemen baru, menjadi simbol regenerasi sekaligus penghormatan terhadap maestro dangdut Tanah Air.
Bagi Selfi, lagu ini bukan sekadar pilihan musikal. “Cincin Kepalsuan” adalah lagu yang membawanya menapaki babak awal perjalanan karier di Liga Dangdut Indonesia. Dari panggung kompetisi hingga menjadi salah satu pedangdut muda paling bersinar, lagu ini menyimpan memori emosional yang kuat.
“Lagu ini punya makna yang sangat personal buat aku, karena ‘Cincin Kepalsuan’ adalah salah satu lagu yang aku bawakan saat awal perjuangan di panggung kompetisi. Jadi ketika dipercaya membawakan tribute untuk Ayah Mansyur, rasanya seperti pulang ke titik awal mimpi.”kata Selfi Yamma.
Peluncuran single dilakukan dalam suasana hangat buka puasa bersama di Trinity Optima Production. Momentum tersebut mempertegas bahwa proyek tribute ini dirancang dengan kesungguhan, bukan sekadar mengikuti tren remake lagu lama.
Sebagai penggemar berat Mansyur S, Selfi mengaku mengidolakan kualitas vokal sang legenda. Ia menyebut Mansyur sebagai salah satu penyanyi pria dengan karakter suara paling kuat dan berkelas dalam sejarah musik dangdut.
“Menurut aku, karya-karya Mansyur S itu timeless. Liriknya sederhana tapi dalam, melodinya kuat, dan sampai sekarang masih relevan dengan kehidupan banyak orang.” tambah sulung dari 3 saudara anak pasangan Yamma (alm) dan Muliati ini.
Proses produksi berjalan mulus karena Selfi telah menguasai lagu ini sejak lama. Tantangan terbesar justru terletak pada menjaga esensi klasik tanpa menghilangkan sentuhan modern yang relevan bagi pendengar masa kini.
Strategi ini menjadi penting mengingat pasar dangdut saat ini didominasi warna pop-dangdut dan koplo modern. Dengan tetap mempertahankan nuansa asli, Selfi Yamma mencoba menjembatani selera generasi lama dan baru.
Single ini juga membuka pintu kolaborasi tribute lain yang akan dirilis dalam waktu mendatang. Proyek penghormatan terhadap Mansyur S disebut akan menjadi rangkaian yang mempertemukan sejumlah penyanyi dangdut lintas generasi.
Di tengah dinamika industri musik, langkah Selfi menghadirkan “Cincin Kepalsuan” menjadi penegas bahwa lagu dangdut klasik memiliki daya hidup panjang. Tribute ini bukan hanya nostalgia, melainkan juga strategi memperkuat identitas dangdut Indonesia di era digital. ich
