Kota Tangerang, Channelsatu.com – Dalam menghadapi banjir yang kembali terjadi di sejumlah kawasan Kota Tangerang, Dinas PUPR menerapkan langkah cepat dan taktis dengan membangun kisdam darurat di bantaran Kali Ledug, Periuk. Pembangunan ini dimulai sejak dini hari sebagai bentuk tanggap cepat menghadapi hujan deras yang berpotensi memperparah genangan.
Pemkot Tangerang mengidentifikasi sejumlah titik rawan jebol di wilayah yang belum memiliki turap permanen. Salah satu lokasi yang paling kritis berada di sekitar Perumahan Total Persada dan Alamanda. Kisdam darurat yang dipasang bertujuan mengendalikan luapan air dan menjaga permukiman tetap aman.
“Kami menargetkan pembangunan kisdam darurat selesai dalam satu malam, dan pagi tadi sudah selesai di Kali Ledug. Ini bagian dari prioritas penanganan banjir yang menyasar lokasi-lokasi rentan,” terang Iwan Nursyamsu, Kabid Operasional dan Pemeliharaan PUPR.
Sebanyak 400 kisdam telah diturunkan ke Kali Ledug. Selain itu, Dinas PUPR juga mengerahkan 300 kisdam ke wilayah Sipon Cipondoh dan 200 unit lagi sedang dalam proses persiapan untuk kawasan PDK Cipondoh. Distribusi ini mengikuti pemetaan daerah rawan genangan berdasarkan pemantauan lapangan.
Tim teknis juga terus melakukan inspeksi harian terhadap tanggul, saluran air, dan sungai-sungai utama di Kota Tangerang. Dinas PUPR mengoptimalkan armada dan personel untuk merespons cepat laporan masyarakat.
Tercatat ada lebih dari 10 titik genangan yang tersebar di enam kecamatan, menjadi perhatian serius pemerintah. Kisdam menjadi solusi cepat sementara sembari menunggu program turap permanen rampung pada 2026 mendatang.
Pemkot Tangerang mengingatkan masyarakat untuk turut menjaga kebersihan lingkungan dan tidak membuang sampah ke sungai agar aliran air tetap lancar. Pemerintah juga membuka akses pelaporan melalui call center 112 dan aplikasi TangerangLive.
Dengan kesiapsiagaan semua pihak, diharapkan penanganan banjir dapat berlangsung lebih efektif, dan Kota Tangerang tetap aman serta nyaman di tengah musim hujan yang masih berlangsung. ich
