Yayasan Indra Surya Berikan Pengobatan Gratis Bagi Warga Setiabudi

Share

Jakarta, channelsatu.com:Untuk kesekian kalinya yayasan Indra surya yang didirikan wanita cantik Ayu Basri Nurdin, mengadakan pengobatan gratis, pada Selasa (9/10) di masjid Asysyuro, Karet Karya 1 Setiabudi Jakarta Selatan.

Menurut Ayu pada wartawan siang itu, bersama yayasannya kegiatan ini sudah menjadi rutinitas dilakukan,baik di Jakarta, Bekasi dan Banten untuk membantu masyarakat yang kurang mampu.

“Ini sudah menjadi agenda kami bang, peduli dengan kesehatan masyarakat. Pokoknya saya lakukan apa yang saya bisa,” terang Ayu untuk terus berbagi bersama.

- Advertisement -

Jika kali ini Ayu memilih lokasi Setiabudi, tentu ia punya alasan tersendiri.

Menurutnya karena saat berkunjung ke rumah salah satu keluarga yang berdomisili di wilayah tersebut belum lama ini, ia mendengar keluhan banyak masyarakat yang mengalami sesak nafas dan menderita hipertensi. Selain itu, dia juga mendengar banyak warga yang tidak memiliki MCK sendiri.

Itu terjadi karena mereka tinggal dilingkungan yang padat.

“Hal ini semua akibat kurangnya kesadaran masyarakat sekitar terhadap kebersihan diri dan lingkungan” kilahnya.

- Advertisement -

Maka dilakukanlah pengobatan massal itu, yang dihadiri sekitar 700 warga,mulai dari orangtua hingga anak-anak.

“Orang dewasa banyak yang menderita diabetes, darah tinggi dan sesak nafas,”ujar Ayu.

Ayu menyarankan agar warga lebih memperhatikan kebersihan lingkungan agar memperolah kehidupan yang sehat dan layak.

Khusus untuk balita Ayu menyiapkan makanan tambahan, berupa susu dan kebutuhan lain.
“Perbaikan gizi balita, susu, bubur kacang ijo dan biskuit, itu yang dibutuhkan anak-anak” katanya

Nah, untuk kegiatan kali ini Ayu didampingi tiga orang dokter,yaitu Dr, Naufal, Dara dan Agnes. Ditambah  4 orang apoteker dan beberapa suster.

Selain itu, Ayu juga memberikan bingkisan sembako berupa, beras, minya sayur dan lain-lain.
“Setidaknya ini bisa membantu meringankan sedikit beban hidup mereka,” kata Ayu yang prihatin melihat kehidupan warga Setiabudi, khususnya yang berada di lingkungan sekitar Karet Raya yang dikepung gedung-gedung pencakar langit yang mewah dan megah.

Para pekerjanya umumnya juga berpakaian rapi lengkap dengan jas dan sepatu yang mahal, serta punya handphone mewah. Sementara mereka sendiri yang tingggal di sekitar gedung itu hidup sangat sederhana dan apa adanya.

Ayu mengaku sudah 13 tahun menjalani kegiatan pengobatan massal ini. Dia berharap akan ada danotur yang turut membantu kegiatannya. Dia juga berharap bisa membeli beberapa mobil untuk membantu pasien yang mengalami sakit berat, terutama bagi penderita kanker.

“Bukan mobil ambulance tapi mobil khusus untuk penderita kanker, yang digunakan untuk  keperluan pengobatan rutin. Dan, sekaligus mempermudah transportasi ke rumah sakit. Siapa saja yang membutuhkan nantinya, tidak dipungut biaya,” jelas ayu.

Sebab Ayu menjelaskan, sulitnya transportasi bagi pasien penderita kanker,tentu dipastikan memperburuk kondisi keadaan mereka,

“Mobil itu akan dilengkapi sejumlah peralatan penting sehingga membuat pasien merasa nyaman sampai ke rumah sakit,” jabar Ayu soal mobil khusus penderita kanker.

Mengapa Ayu sangat peduli dengan kesehatan masyarakat,terutama golongan ekonomi bawah?
Karena dia menilai pemerintah tidak tanggap dengan kondisi masyarakat.

“Pemerintah harus tanggap dengan kondisi masyarakat. Mereka harus  melihat langsung apa yang jadi kesulitan dan yang dibutuhkan masyarakat. Kita peduli, dan tidak menunggu,” tegasnya. (ibra)

Redaksi
Redaksihttps://channelsatu.com/
News and Entertainment

Read more

NEWS