Jakarta, Channelsatu.com – Jakarta Illustration & Creative Arts Fair (JICAF) 2025 yang digelar di The Space, Senayan City, menjadi panggung lahirnya inovasi audio visual yang tak hanya memanjakan mata, tetapi juga mendekatkan manusia dengan teknologi. VANNOE, brand lokal yang telah lama dikenal di dunia audio visual enterprise, memperkenalkan generasi terbaru dari Interactive Flat Panel (IFP) yang kini dilengkapi soundbar dan woofer terintegrasi. Inovasi ini digadang sebagai perangkat all-in-one pertama di Asia Tenggara, sekaligus menjadi simbol bagaimana teknologi bisa menyatu dengan kreativitas dan kolaborasi.
Dalam suasana pameran yang dipenuhi seniman, kreator, hingga pebisnis, layar pintar ini berhasil menarik perhatian pengunjung. Tak hanya menampilkan visual yang tajam dan respons sentuhan yang presisi, perangkat ini juga menghadirkan kualitas suara profesional berkat integrasi soundbar dan subwoofer dalam desain ringkas. Dua wireless microphone yang disematkan semakin melengkapi pengalaman, membuat sebuah ruang rapat atau kelas terasa hidup tanpa perlu instalasi audio tambahan yang rumit.
Bagi banyak orang, teknologi seperti ini bukan sekadar perangkat elektronik. Di tangan pendidik, IFP menjadi ruang belajar interaktif yang menghadirkan pelajaran lebih menarik. Di dunia korporasi, rapat dan presentasi berubah menjadi pengalaman kolaborasi yang lebih cair. Sementara di panggung seni, teknologi ini menjadi medium baru yang membuka peluang bereksperimen antara suara, visual, dan ekspresi manusia.
Dedy Kristiawan, Sales Manager B2G VANNOE, menegaskan bahwa inovasi yang dipamerkan di JICAF 2025 ini adalah upaya nyata membawa solusi teknologi yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. “Kami tidak hanya ingin menghadirkan perangkat canggih, tapi juga solusi yang bisa menjawab kebutuhan nyata di kelas, kantor, maupun dunia kreatif. Kehadiran IFP terbaru ini adalah bukti bahwa produk dalam negeri mampu bersaing dengan standar global,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Gunandjar Barokah, CEO PT Arora Kreatif Indonesia, yang hadir sebagai narasumber dalam JICAF 2025 Talks. Menurutnya, teknologi audio visual seperti yang dihadirkan VANNOE dapat menjadi jembatan kolaborasi lintas sektor. “Inovasi ini membuka jalan bagi interaksi yang lebih efektif. Saya melihatnya bukan hanya sebagai perangkat, tetapi sebagai medium kolaborasi yang bisa menyatukan ide-ide dari berbagai disiplin,” ungkapnya.
Tema yang diusung VANNOE pada pameran kali ini, “Kreasi, Kolaborasi, Rasakan,” terasa tepat menggambarkan misi mereka. Teknologi bukan sekadar pamer kecanggihan, melainkan juga menghadirkan pengalaman nyata yang bisa dirasakan langsung. Setiap interaksi di layar dan setiap suara yang keluar dari soundbar menjadi bukti bagaimana kolaborasi bisa terjadi lebih alami.
Dengan portofolio yang luas mulai dari videotron, interactive kiosk, hingga solusi smart classroom, VANNOE menegaskan posisinya sebagai mitra utama dunia enterprise, pemerintahan, hingga pendidikan. Produk yang sudah memenuhi syarat TKDN, BMP, dan sertifikat Postel resmi ini membuktikan bahwa inovasi lokal dapat menopang transformasi digital nasional, sekaligus mendukung peningkatan mutu pendidikan di Indonesia.
Kehadiran teknologi audio visual terbaru dari VANNOE di JICAF 2025 bukan hanya cerita tentang alat yang canggih, melainkan tentang perjalanan manusia menuju masa depan kolaborasi yang lebih inklusif. Inovasi ini mengingatkan bahwa teknologi terbaik adalah yang mampu menyatukan manusia, mendekatkan gagasan, serta memberi ruang lebih luas bagi kreativitas untuk berkembang. ich
