Kota Tangerang, Channesatu.com – Kampung Candulan, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, dilanda kaget dan duka. Warg setempat dihebohkan oleh penemuan jasad bayi perempuan yang mengambang di sekitar Bendungan Polor, tepatnya di aliran Kali Angke. Penemuan tragis ini menyisakan tanda tanya besar mengenai siapa orang tua dari bayi malang tersebut dan apa motif di balik pembuangan jasadnya.
Jasad bayi tersebut ditemukan dalam kondisi yang memilukan, masih lengkap dengan tali pusar. Kondisi ini kuat mengindikasikan bahwa bayi tersebut diduga baru saja dilahirkan sebelum akhirnya dibuang ke sungai. Penemuan pertama kali dilaporkan oleh seorang warga bernama Hamdan (57), yang awalnya curiga melihat benda mencurigakan tersangkut di bendungan. “Saat ditemukan, bayi itu sudah dalam keadaan meninggal dan mengambang. Penemuan terjadi tadi pagi,” ujar Hamdan kepada Lensa Banten saat ditemui di lokasi kejadian.
Hamdan mengaku, pada awalnya ia tak menyangka bahwa benda yang dilihatnya adalah jasad bayi. Namun, setelah ia melihat bagian kepala yang timbul dan rambut hitam yang terlihat jelas, keyakinan pun muncul bahwa benda tersebut adalah mayat bayi. “Pas yakin itu bayi, setelah timbul bagian kepala dan terlihat rambut hitam. Yaudah saya langsung angkat aja,” pungkasnya, menggambarkan momen penemuan yang tak disangka-sangka itu.
Melihat kondisi yang memprihatinkan, warga segera melaporkan penemuan tersebut ke Polsek Cipondoh. Tak lama berselang, aparat kepolisian langsung tiba di lokasi kejadian dan segera melakukan evakuasi jasad bayi, dilanjutkan dengan proses identifikasi awal.
Kanit Reskrim Polsek Cipondoh, Iptu Montana Pakpahan, menjelaskan bahwa pihaknya tengah mendalami penyebab kematian bayi tersebut. Penyelidikan difokuskan untuk mencari tahu apakah ada unsur kesengajaan dalam pembuangan jasad, ataukah terdapat indikasi penganiayaan sebelum bayi tersebut ditemukan meninggal dunia.
“Kami masih menyelidiki dan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), apakah bayi tersebut sengaja dibuang oleh ibunya atau terdapat indikasi penganiayaan sebelum ditemukan meninggal dunia,” ujarnya kepada Lensa Banten saat ditemui, menegaskan komitmen kepolisian untuk mengungkap kasus ini.
Jasad bayi perempuan tersebut kini telah dibawa ke RSUD Kabupaten Tangerang untuk dilakukan proses visum dan penyelidikan lebih lanjut. Visum ini diharapkan dapat memberikan petunjuk penting mengenai penyebab pasti kematian dan perkiraan waktu kelahiran bayi.
Polisi juga mengimbau kepada masyarakat yang mengetahui informasi terkait kejadian ini agar segera melapor. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi mengenai pelaku atau pihak yang bertanggung jawab atas pembuangan bayi tersebut. Aparat masih terus mengumpulkan bukti dan keterangan saksi di lapangan. ich
