TOXICDEV! dan JayJax Hadirkan Hyperpop yang Meledak di “FOMO”

Share

Jakarta, Channelsatu.com – JayJax kembali mengguncang skena musik elektronik Indonesia lewat single terbarunya “FOMO”, hasil kolaborasi bersama TOXICDEV!, musisi eksentrik yang dikenal di ranah hyperpop dan hip-hop modern. Dirilis di bawah HALOS Records, lagu ini tak hanya membawa energi klub, tetapi juga kritik sosial yang dibalut dalam sound eksperimental khas generasi muda.

Proses kreatif “FOMO” bermula dari pertemuan santai yang berujung pada kolaborasi serius. JayJax mengaku dirinya dan TOXICDEV! langsung menemukan kesamaan visi begitu bertemu di studio. “Kami gak rencana panjang, tapi begitu ketemu, idenya ngalir terus. Ini bukan cuma kolaborasi musik, tapi pertemuan dua dunia,” katanya.

Lagu berdurasi 2 menit 50 detik ini dibuka dengan build-up trance-style sebelum meledak dalam drop yang intens. Dengan lapisan synth yang dinamis dan beat yang agresif, “FOMO” terasa seperti perjalanan sonik antara euforia dan introspeksi. TOXICDEV! mengisi bagian vokal dengan gaya half-rap yang menyatu dengan ritme cepat khas produksi JayJax.

- Advertisement -

Secara tematik, “FOMO” mengangkat keresahan generasi muda akan rasa takut tertinggal dari tren sosial. Namun alih-alih menyalahkan, lagu ini justru mengajak pendengarnya untuk menyadari sisi positif dari fenomena tersebut — dorongan untuk terus belajar dan terhubung. “Gue gak mau bikin lagu yang judgemental. Ini tentang rasa ingin tahu, tentang semangat zaman,” ujar TOXICDEV!.

HALOS Records, label yang menaungi proyek ini, menilai “FOMO” sebagai tonggak baru dalam ekspansi genre musik Indonesia. Label yang lahir pada 2025 ini menargetkan Indonesia sebagai pusat EDM dan hyperpop Asia. Kolaborasi JayJax dan TOXICDEV! menjadi bukti bahwa musik Tanah Air siap bersaing di level global dengan karakter yang autentik.

Sebagai produser muda, JayJax dikenal berani menabrak batas konvensi. Ia sebelumnya sukses dengan proyek DNA dan AGORA, yang mempertemukan trance, indobounce, dan nu-digital sound. Sementara TOXICDEV! terus mendorong batas estetika dengan eksperimentasi sonik dan gaya hidup anti-mainstream yang mencerminkan kebebasan artistik.

Kehadiran “FOMO” menjadi simbol kolaborasi generasi baru musik Indonesia — independen, eksperimental, dan relevan dengan zeitgeist digital. Perpaduan EDM, hyperpop, dan hip-hop modern di lagu ini menunjukkan bahwa musik Indonesia tengah bergerak menuju babak baru yang lebih berani dan ekspresif.

- Advertisement -

Dengan energi, pesan, dan konsep yang kuat, “FOMO” bukan sekadar single, tapi manifesto generasi musik baru Indonesia yang tak takut bersuara di tengah arus global. ich

Read more

NEWS