Kota Tangerang, Channelsatu.com – Pemerintah Kota Tangerang terus memperkuat perlindungan bagi masyarakat melalui program asuransi pohon tumbang yang telah berjalan sejak 2019. Program ini menjadi bentuk kehadiran negara di ruang publik perkotaan, memberikan rasa aman bagi warga yang terdampak insiden pohon tumbang, bahkan terbuka bagi masyarakat yang tidak memiliki KTP Kota Tangerang.
Melalui skema ini, Pemkot Tangerang memberikan jaminan santunan terhadap korban jiwa maupun kerugian material akibat pohon tumbang. Kebijakan ini dinilai relevan dengan karakter Kota Tangerang sebagai wilayah urban yang memiliki ribuan pohon pelindung di jalan dan ruang terbuka hijau.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tangerang, Boyke Urif Hermawan, menjelaskan bahwa hingga kini lebih dari 33 ribu pohon telah diasuransikan. Pemkot Tangerang menggandeng PT Asuransi Umum Bumiputera Muda 1967 sebagai mitra perlindungan risiko tersebut.
Dalam program ini, santunan maksimal yang diberikan mencapai Rp50 juta untuk korban luka fisik maupun meninggal dunia. Sementara itu, kerusakan bangunan atau benda bergerak seperti kendaraan dapat diajukan klaim hingga Rp20 juta sesuai ketentuan yang berlaku.
Boyke menegaskan, program asuransi pohon tumbang ini dirancang agar mudah diakses oleh masyarakat. Seluruh proses pengajuan klaim terintegrasi secara digital melalui Aplikasi Tangerang LIVE dan Sistem Informasi Geospasial, Asuransi, dan Mitigasi Pohon Tumbang atau SiGampang.
Digitalisasi layanan ini diharapkan dapat mempercepat proses penanganan klaim sekaligus meminimalkan hambatan administratif yang kerap dikeluhkan masyarakat dalam layanan publik konvensional.
Pemkot Tangerang juga mengimbau masyarakat agar segera melaporkan kejadian pohon tumbang melalui kanal resmi yang tersedia. Laporan yang cepat dan lengkap akan mempermudah proses verifikasi dan pencairan klaim asuransi.
Dengan kebijakan ini, Pemkot Tangerang menegaskan komitmennya dalam menghadirkan perlindungan sosial berbasis mitigasi risiko, sekaligus memperkuat citra kota metropolitan yang responsif terhadap keselamatan warganya. ich
