Kota Depok, Channelsatu.com – Musyawarah Besar ke-2 Forum Wartawan Hiburan (FORWAN) Indonesia menjadi momen penting bagi penguatan sinergi antara media hiburan dan pemerintah. Direktur Perfilman, Musik, dan Seni Kementerian Kebudayaan RI, Dr. Syaifullah, M.Si, secara resmi membuka kegiatan tersebut di Pendopo LIRA, Radar Auri, Depok, Minggu (20/7/2025), dengan pesan kuat tentang pentingnya peran wartawan hiburan dalam ekosistem budaya digital.
Dalam sambutannya, Syaifullah menekankan bahwa FORWAN memiliki potensi besar menjadi mitra strategis pemerintah, khususnya dalam menghadapi tantangan kebudayaan di tengah disrupsi teknologi. Ia menyampaikan bahwa wartawan hiburan bukan hanya peliput kegiatan selebriti, tetapi juga aktor penting dalam menyuarakan nilai-nilai budaya melalui platform media.
“Dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim, saya buka Mubes ke-2 FORWAN. Semoga menghasilkan pemimpin yang amanah dan membawa organisasi ini semakin maju. FORWAN adalah aset penting untuk memperkuat komunikasi kebudayaan nasional,” ujar Syaifullah Agam dalam pidatonya.
Ia juga menyampaikan komitmennya untuk membuka ruang kolaborasi lebih luas dengan FORWAN dalam berbagai agenda kebudayaan. Menurutnya, transformasi digital tidak hanya mengubah cara masyarakat mengonsumsi konten, tapi juga menuntut narasi budaya yang lebih adaptif dan mencerahkan.
Mubes II FORWAN ini dirancang sebagai forum demokratis untuk memilih kepengurusan periode 2025–2029 sekaligus menyusun arah organisasi ke depan. Kegiatan tersebut juga dihadiri sejumlah tokoh dari berbagai bidang seni dan media, menunjukkan semangat kolaborasi lintas sektor yang diharapkan Kementerian Kebudayaan.
“Direktorat Perfilman, Musik, dan Seni siap bersinergi dengan FORWAN, terutama dalam mendukung konten-konten media yang mengangkat kekayaan budaya Indonesia. Ini adalah bagian dari diplomasi budaya yang harus digerakkan bersama,” imbuh Syaifullah.
Melalui kehadirannya, Kementerian Kebudayaan RI ingin memastikan bahwa ekosistem perfilman, musik, dan seni dapat bertumbuh seiring dengan peningkatan kapasitas pelaku medianya, termasuk wartawan hiburan. Dukungan ini juga merupakan bagian dari agenda nasional dalam memperluas jangkauan budaya Indonesia secara global. ich
