Channelsatu.com, Wamena – Anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI), Roberth Rouw, melaksanakan kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan, Selasa 23 Desember 2025.
“Kegiatan ini bertujuan memperkuat pemahaman masyarakat terhadap nilai-nilai dasar kehidupan berbangsa dan bernegara dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” Kata Roberth.
Dalam kegiatan tersebut, Roberth Rouw menyampaikan bahwa Empat Pilar Kebangsaan, yaitu Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika, merupakan fondasi utama yang harus dipahami dan diamalkan oleh seluruh elemen bangsa tanpa terkecuali.
“Papua Pegunungan memiliki peran strategis dalam menjaga keutuhan NKRI. Keberagaman suku, adat istiadat, dan budaya yang dimiliki masyarakat Papua merupakan kekayaan bangsa yang sejalan dengan semangat Bhinneka Tunggal Ika,” terang Roberth yang juga merupakan Ketua Fraksi Partai Nasdem MPR RI itu.
Ia menegaskan, bahwa sosialisasi Empat Pilar MPR RI merupakan amanat konstitusi yang harus dilaksanakan secara berkelanjutan, guna menumbuhkan kesadaran berbangsa, meningkatkan rasa cinta Tanah Air, serta memperkokoh komitmen kebangsaan di seluruh wilayah Indonesia.
“Empat Pilar MPR RI menjadi pedoman bersama dalam membangun persatuan dan kesatuan bangsa. Nilai-nilai Pancasila harus terus dihidupkan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat, termasuk di Papua Pegunungan,” ujar Roberth Rouw.
Kegiatan sosialisasi tersebut berlangsung dengan tertib dan penuh antusiasme, serta diikuti oleh berbagai elemen masyarakat. Melalui dialog dan pemaparan materi, peserta diajak untuk memahami peran dan tanggung jawab sebagai warga negara dalam menjaga persatuan, kedamaian, dan keutuhan NKRI.
Roberth Rouw berharap, melalui kegiatan ini, nilai-nilai kebangsaan dapat semakin mengakar kuat di tengah masyarakat Jayawijaya, khususnya generasi muda.
“Empat pilar MPR RI ini jika kita amalkan dan jalankan bersama, mampu menjadi perekat bangsa dan pendorong terwujudnya Indonesia yang bersatu, berdaulat, adil, dan makmur,” pungkasnya.
