Kota Tangerang, Channelsatu.com – Upaya peredaran ribuan butir obat keras daftar G yang diduga akan diedarkan secara ilegal di wilayah Kabupaten Tangerang berhasil digagalkan Tim Opsnal Unit Reskrim Polsek Neglasari. Seorang pria berinisial UA (23) ditangkap saat hendak melakukan transaksi dengan sistem Cash On Delivery (COD) di Desa Buaran Mangga, Kecamatan Pakuhaji, Jumat (3/7/2026).
Dalam operasi tersebut, polisi mengamankan sebanyak 2.650 butir Tramadol dan 2.000 butir Heximer yang disimpan di dalam jok sepeda motor pelaku. Selain itu, petugas juga menyita telepon genggam, sepeda motor Honda Beat, serta sejumlah plastik klip bening yang diduga digunakan untuk mengemas obat sebelum diedarkan.
Kapolsek Neglasari AKP Imron Mas’adi menjelaskan, pengungkapan kasus bermula dari laporan masyarakat yang diterima Tim Opsnal saat melakukan observasi di wilayah Kedaung Baru, Kecamatan Neglasari.
“Dari informasi yang kami terima, akan ada transaksi obat keras dengan sistem COD. Tim langsung melakukan penyelidikan dan membuntuti target hingga akhirnya berhasil mengamankan pelaku di wilayah Desa Buaran Mangga, Kecamatan Pakuhaji,” ujar AKP Imron Mas’adi.
Saat dilakukan pemeriksaan terhadap pelaku dan kendaraan yang digunakannya, petugas menemukan ribuan butir obat keras yang diduga siap diedarkan kepada pembeli.
“Dari hasil penggeledahan ditemukan ribuan butir Tramadol dan Heximer beserta plastik klip yang diduga akan digunakan untuk mengemas obat sebelum diedarkan. Pelaku berikut seluruh barang bukti langsung kami amankan ke Polsek Neglasari untuk proses penyidikan lebih lanjut,” tambahnya.
Saat ini penyidik masih mengembangkan kasus tersebut guna mengungkap asal-usul obat, jalur distribusi, hingga kemungkinan adanya jaringan yang lebih besar di balik peredaran obat keras ilegal tersebut.
UA dijerat dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan juncto Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana atas dugaan mengedarkan sediaan farmasi tanpa izin dan melakukan praktik kefarmasian tanpa kewenangan. ich
