Munich, Channelsatu.com – Di tengah dinamika global yang semakin kompleks, 15 perusahaan teknologi terkemuka dari 10 negara bersatu membentuk Trusted Tech Alliance (TTA), sebuah kolaborasi untuk menghadirkan teknologi yang tepercaya, aman, dan transparan bagi masyarakat global.
Pengumuman resmi dilakukan dalam Munich Security Conference, dan anggota TTA mencakup perusahaan besar seperti Amazon, Anthropic, Cassava Technologies, Ericsson, Google Cloud, Hanwha, Jio Platforms, Microsoft, Nokia, Nscale, NTT, Rapidus, Saab, dan SAP.
Aliansi ini bertujuan memastikan teknologi mulai dari cloud, AI, semikonduktor, software, hingga infrastruktur digital dikembangkan dan dikelola secara aman, transparan, serta mematuhi prinsip-prinsip perlindungan data dan keamanan global.
David Zapolsky, Chief Global Affairs & Legal Officer Amazon, menegaskan,
“Di tengah pesatnya perubahan teknologi, kolaborasi antara pelaku industri yang memiliki visi yang sama menjadi sangat penting untuk memperkuat kepercayaan konsumen dan memastikan manfaat teknologi dapat dimaksimalkan bagi kemajuan ekonomi dan masyarakat. Kami bergabung dengan Trusted Tech Alliance untuk menegaskan komitmen berkelanjutan Amazon menghadirkan teknologi tepercaya, aman, dan tangguh.”
Sarah Heck dari Anthropic menambahkan,
“Amerika Serikat dan negara sekutu perlu memastikan model AI yang paling luas diadopsi adalah model yang aman, andal, tepercaya, dan dikembangkan secara transparan. Anthropic bangga dapat bergabung dengan Trusted Tech Alliance untuk mendukung kepemimpinan AS dalam industri AI.”
Strive Masiyiwa, pendiri Cassava Technologies, menyatakan,
“Kepemimpinan yang bertanggung jawab dan kolaborasi di tingkat global akan memastikan teknologi terus mendorong kemajuan manusia serta pertumbuhan ekonomi yang inklusif.”
Börje Ekholm dari Ericsson menekankan,
“Kepercayaan dan keamanan hanya bisa dicapai melalui kerja sama. TTA merupakan inisiatif untuk menghadirkan praktik kepercayaan yang dapat dibuktikan di seluruh ekosistem digital.”
Seiring berkembangnya AI dan transformasi digital, para anggota TTA sepakat bahwa kolaborasi global, standar operasional yang transparan, serta tata kelola yang etis adalah kunci untuk menciptakan teknologi yang aman dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat internasional. ich
