Naik Jadi Siaga, Status Gunung Karangetang, Wisatawan Diminta Tidak Mendaki

Share

Jakarta, channelsatu.com: Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menginformasikan, status Gunung Api Karangetang di Kabupaten Sitaro, Provinsi Sulawesi Utara pada 1 Oktober 2012, pukul 24:00-06:00 WITA dinaikkan menjadi Siaga.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan seperti yang ditulis infopublik, berdasarkan visual, tampak asap putih tebal dengan ketinggian mencapai 100 meter dari puncak.

Untuk itu, kewaspadaan terhadap ancaman bahaya lahar perlu ditingkatkan kata Sutopo, khususnya yang bemukim dan beraktivitas agar menghindari bantaran sungai yang berhulu di Gunung Karangetang

- Advertisement -

Menurutnya, guguran dari lidah lava juga masuk ke Kali Batang sejauh 800 meter dan ke Kali Keting sejauh 1500 meter dari puncak. “Guguran kubah dari puncak masuk Kali Beha dan Kali Batang sejauh maksimum 1500 meter dari puncak,” ujar Sutopo

Dari Gunung Karangetang tampak terjadi aliran lava menerus, sejauh 650 meter dari puncak. Serta pada ujung lidah lava terlihat guguran sejauh 2000 meter dari puncak masuk ke Kali Batuawang dan Kali Kahetang, jelas Sutopo di Jakarta, Senin (1/10).

Dijelaskan Sutopo, kegempaan, masih terekam gempa guguran, tremor menerus, gempa fase banyak dan 2 gempa vulkanik dangkal.

BNPB merekomendasikan agar masyarakat dan wisatawan tidak mendaki Gunung Karangetang hingga melebihi ketinggian 500 meter dpl.

- Advertisement -

Masyarakat hendaknya tetap waspada terhadap bahaya awan panas guguran, utamannya di Kampung Mini, Kinali dan Winangun di bagian barat (Kali Nanitu dan Pangi), Dusun Kola-kola (Kampung Batuawang), Dusun Dompas (Kampung Batang), Kampung Kopi bagian selatan (Kampung Kahetang).(ip/ch1)

Redaksihttps://channelsatu.com/
News and Entertainment

Read more

NEWS