Kota Malang, Channelsatu.com – Uji Kompetensi Wartawan (UKW) ke-59 PWI Malang Raya kembali mencatatkan prestasi membanggakan setelah Muhammad Olifiansyah dari Indozone ditetapkan sebagai peserta terbaik jenjang Madya dalam penutupan yang digelar Minggu (30/11) di Universitas Insan Budi Utomo (UIBU) Malang. Keberhasilan ini menjadi sorotan utama, mengingat ketatnya proses uji kompetensi yang diikuti puluhan jurnalis dari berbagai media di Malang Raya.
Predikat terbaik yang diraih Olifiansyah tidak hanya menegaskan kualitasnya sebagai wartawan kompeten, tetapi juga menggambarkan perjalanan kariernya yang progresif di dunia jurnalistik. Ia dinyatakan lulus sebagai Wartawan Madya dan mengungguli peserta lain berkat konsistensi, ketepatan kerja jurnalistik, dan kemampuannya mengeksekusi tugas-tugas yang diuji dalam berbagai skenario liputan.
Dalam proses sertifikasi ini, Olifiansyah kembali menunjukkan standar profesionalisme yang telah ia bangun sejak awal bergabung dengan Indozone. Sebelumnya, ia dikenal publik sebagai penulis berbakat dalam program Z Creators Indozone, sebelum mendapatkan kepercayaan untuk menulis di kanal Local Media Indozone. “Saya hanya berusaha memberikan yang terbaik dan menjaga etika dalam setiap proses. Hasil ini adalah bonus dari kerja keras dan bimbingan para mentor,” ungkap Olifiansyah.
Keberhasilannya mendapat nilai tertinggi menjadi representasi dari kualitas jurnalisme yang terus ia kembangkan. Para penguji pun menilai kematangannya sebagai modal penting untuk melangkah ke jenjang profesional yang lebih luas. Ketua PWI Malang Raya menegaskan bahwa capaian para peserta terbaik, termasuk Olifiansyah, harus menjadi motivasi untuk menjaga integritas profesi. “Etika kerja jurnalis harus selalu berpegangan pada Kode Etik Jurnalistik. Jaga marwah organisasi PWI ini,” tegasnya.
Selain Olifiansyah, UKW ke-59 ini juga menetapkan dua peserta terbaik lainnya, yaitu Eko Rudianto sebagai Muda Terbaik dan Febri S sebagai Utama Terbaik. Ketiganya dinilai paling menonjol dari total 30 peserta yang dinyatakan kompeten dalam angkatan ini. Hasil ini memperlihatkan bahwa kualitas wartawan di Malang Raya terus meningkat seiring meningkatnya minat jurnalis untuk mengikuti uji kompetensi.
Wakil Direktur UKW PWI Pusat, Eko Pamuji, turut memberikan apresiasi dalam sesi penutupan. Ia memuji keberanian peserta yang mau menguji kemampuan profesionalnya melalui UKW. “Keren sekali, kalian keren semua karena berani mengikuti uji kompetensi wartawan. Berani diuji berarti siap berkembang,” ujar Eko, menekankan pentingnya pembuktian kompetensi di lapangan.
Bagi Olifiansyah, gelar peserta terbaik ini menjadi titik penting dalam kariernya dan membuka ruang lebih luas untuk mengembangkan karya jurnalistik yang semakin matang. Ia menegaskan bahwa pencapaiannya tidak lepas dari dukungan rekan media dan lingkungan kerja yang memberi ruang bagi perkembangan dirinya sebagai jurnalis profesional.
Penutupan UKW ke-59 PWI Malang Raya pun menjadi penegasan bahwa peningkatan kualitas SDM jurnalis adalah prioritas yang tak bisa ditawar. Dengan bertambahnya wartawan kompeten, termasuk Olifiansyah yang meraih nilai tertinggi, dunia jurnalistik lokal diharapkan semakin kuat dalam menyajikan informasi yang kredibel, berimbang, dan taat etika.
