Main-Main di Cipete Satukan Generasi Musisi

Share

Jakarta, Channelsatu.com – Program musik mingguan Main-Main di Cipete Vol. 39 kembali menghidupkan malam Jakarta Selatan dengan suguhan pertunjukan intim di Casatopia Cafe, Cipete. Acara yang konsisten menjadi ruang temu musisi independen ini menghadirkan empat penampil lintas generasi dengan warna musik yang beragam.

Dipandu oleh Eno Suratno Wongsodimedjo dan Qenny Alyanno, Main-Main di Cipete kembali menegaskan posisinya sebagai panggung alternatif yang memberi ruang aman bagi musisi untuk menampilkan karya orisinal secara langsung di hadapan audiens perkotaan yang haus akan pengalaman musik autentik.

Salah satu sorotan utama malam itu datang dari Maseja, yang menandai kembalinya ke industri musik setelah vakum selama 12 tahun. Lewat mini album “Diantara” yang dirilis akhir 2025, ia membawakan lagu-lagu seperti “Diantara”, “HadirMu”, dan “Serasa Asmara” dengan nuansa retro-modern yang terasa personal dan reflektif.

- Advertisement -

Chrisalia turut mencuri perhatian dengan penampilan emosionalnya. Penyanyi muda jebolan Indonesian Idol musim ke-12 ini membawakan sejumlah single, termasuk “Papa”, “Hari Bersamamu”, dan “Rindu”, yang disampaikan dengan penghayatan vokal matang di hadapan penonton Cipete.

Lagu “Rindu” menjadi salah satu momen paling emosional malam itu. Lirik tentang kerinduan pada masa lalu dikemas dengan vokal jujur, memperlihatkan perkembangan musikal Chrisalia yang semakin kuat di panggung live.

Sementara itu, Explicit Sentimental menghadirkan atmosfer berbeda lewat perpaduan indie, pop, dan rock. Band ini dikenal melalui kolaborasinya bersama Dillenia dalam single “Abyss of Goodbye” yang dirilis Desember 2025, dan berhasil membawa audiens pada pengalaman sonik yang melankolis.

Mahia, sebagai talenta baru, tampil memperkenalkan single “Pernah Nyaman” dengan materi orisinal yang segar. Penampilannya menunjukkan potensi besar sebagai musisi muda yang siap berkembang di ekosistem musik independen Indonesia.

- Advertisement -

Kesuksesan Main-Main di Cipete Vol. 39 kembali menegaskan pentingnya ruang kreatif alternatif di kawasan urban, tidak hanya sebagai tempat pertunjukan, tetapi juga sebagai simpul pertemuan ide, emosi, dan perjalanan musik lintas generasi. ich

Read more

NEWS