Jakarta, Channelsatu.com – Kolaborasi Xeva Al Gazel dan Shal dalam lagu “GIGIH” menghadirkan cerita unik di balik proses kreatifnya. Keduanya ternyata telah bersahabat sejak masa sekolah menengah pertama, yang menjadi fondasi kuat dalam membangun chemistry musikal mereka.
Kedekatan emosional tersebut tercermin dalam cara mereka membawakan lagu yang sarat makna. Tidak ada kesan dibuat-buat, melainkan aliran emosi yang terasa natural dan jujur.
Xeva Al Gazel mengungkapkan bahwa proyek ini menjadi pengalaman yang sangat personal. “Ini kehormatan besar bagi kami bisa terlibat dalam karya yang sejujur ini,” ujarnya.
Shal juga menambahkan bahwa proses rekaman berjalan sangat organik berkat hubungan mereka yang sudah lama terjalin. “Kami sudah saling memahami, jadi prosesnya terasa mengalir begitu saja,” katanya.
Menurut keduanya, “GIGIH” bukan hanya lagu, tetapi juga pesan untuk siapa saja yang sedang berjuang dalam hidup. Lagu ini diharapkan mampu menjadi teman bagi pendengarnya.
Fajar Putra Jaya sebagai produser melihat kolaborasi ini sebagai perpaduan yang tepat. Ia menilai karakter vokal keduanya saling melengkapi dalam membangun nuansa lagu.
Dari sisi musikal, “GIGIH” mengusung warna indie pop dan ballad reflektif yang semakin memperkuat pesan emosionalnya. Pendekatan ini dinilai relevan dengan tren musik saat ini.
Kolaborasi ini sekaligus menjadi bukti bahwa hubungan personal dapat menjadi kekuatan besar dalam menciptakan karya yang autentik dan menyentuh. ich
