Jakarta, Channelsatu.com – Kajian terbaru yang dirilis PT LAPI ITB mengungkap bahwa konektivitas digital kini memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional, memperkuat daya saing UMKM, hingga memperluas pemerataan akses layanan digital di berbagai daerah Indonesia. Dalam kajian tersebut, Telkomsel dinilai memiliki kontribusi nyata terhadap pengembangan ekosistem digital nasional.
Riset tersebut menggunakan kombinasi analisis data ekonomi, model regresi, serta survei lapangan terhadap pelaku usaha di berbagai wilayah. Hasilnya menunjukkan bahwa perkembangan infrastruktur digital memiliki hubungan erat dengan peningkatan aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat, khususnya di daerah non-perkotaan yang sebelumnya memiliki keterbatasan akses teknologi.
Direktur Utama PT LAPI ITB, Yusmar Anggadinata, mengatakan konektivitas digital saat ini telah melampaui fungsi dasarnya sebagai sarana komunikasi semata. Menurutnya, konektivitas kini menjadi bagian penting dari infrastruktur ekonomi nasional yang berpengaruh langsung terhadap produktivitas masyarakat.

“Konektivitas digital saat ini telah berkembang melampaui fungsi dasarnya sebagai sarana komunikasi. Konektivitas tidak lagi hanya dipandang sebagai layanan, tetapi sebagai infrastruktur ekonomi yang memiliki keterkaitan langsung dengan produktivitas, inklusi, dan pertumbuhan sosial-ekonomi di berbagai daerah,” ujar Yusmar Anggadinata.
Dalam hasil kajian itu disebutkan bahwa setiap penambahan satu BTS berkorelasi terhadap peningkatan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) sebesar Rp76,19 miliar. Sementara peningkatan penggunaan data sebesar satu petabyte disebut berkaitan dengan kenaikan PDRB mencapai Rp9,44 miliar.
Tidak hanya itu, sektor konektivitas digital juga diperkirakan memberikan kontribusi besar terhadap pendapatan negara. Pada tahun 2024, kontribusi sektor tersebut diestimasi mencapai Rp36,97 triliun, memperlihatkan besarnya pengaruh industri telekomunikasi terhadap perekonomian nasional.

Kajian ini turut menyoroti dampak positif digitalisasi terhadap pelaku UMKM. Berdasarkan survei lapangan, penggunaan layanan digital berkorelasi dengan kenaikan omzet usaha rata-rata hingga 32 persen. Tingkat kepuasan pengguna terhadap layanan digital juga tercatat sangat tinggi, mencapai 92 persen.
Temuan tersebut memperkuat pandangan bahwa konektivitas digital bukan sekadar fasilitas teknologi, melainkan katalis penting dalam meningkatkan produktivitas, efisiensi, dan daya saing pelaku usaha lokal di tengah percepatan transformasi ekonomi digital Indonesia. ich
