Jangan Asal Sembelih! Begini Cara Menjalankan Kurban yang Benar

Share

Kota Tangerang, Channelsatu.com – Momen Iduladha 1446 Hijriah bukan hanya menjadi ajang penyembelihan hewan kurban, tetapi juga wujud syukur, kepedulian sosial, dan pengingat nilai-nilai spiritual yang mendalam. Agar ibadah kurban diterima dan dijalankan dengan benar, masyarakat perlu memahami tata cara penyembelihan hewan sesuai syariat Islam.

Dalam ajaran Islam, penyembelihan hewan kurban tidak bisa dilakukan sembarangan. Prosesnya harus memperhatikan waktu, teknik, serta kondisi hewan kurban. Waktu penyembelihan dimulai setelah salat Iduladha dan berakhir sebelum matahari terbenam di hari terakhir tasyrik, yaitu 13 Zulhijjah.

Hal pertama yang perlu dilakukan adalah membaca niat, basmalah, dan takbir sebelum menyembelih. Ini bukan hanya formalitas, tetapi bentuk nyata dari ibadah dan penyerahan diri kepada Allah SWT. Proses ini juga menegaskan bahwa kurban bukan sekadar rutinitas, melainkan ibadah yang penuh makna.

- Advertisement -

Dari sisi teknis, hewan harus dihadapkan ke arah kiblat, disembelih dengan pisau yang sangat tajam agar tidak menyiksa, serta memotong tiga saluran utama di leher: saluran pernapasan, saluran makanan, dan pembuluh darah utama. Inilah bagian penting dalam menjalankan penyembelihan hewan kurban sesuai syariat Islam.

Kondisi kesehatan hewan juga tak kalah penting. Hewan kurban harus dalam kondisi sehat, tidak cacat, tidak pincang, dan tidak buta. Karena itu, pemeriksaan kesehatan hewan oleh petugas dinas peternakan atau panitia kurban menjadi langkah penting sebelum pelaksanaan kurban dilakukan.

Dalam konteks kota besar seperti Tangerang, penyembelihan kurban yang benar dan bersih juga berkaitan erat dengan higiene lingkungan dan kesehatan masyarakat. Maka penting juga bagi panitia untuk memperhatikan lokasi penyembelihan, sanitasi, dan pengelolaan limbah.

Iduladha adalah momentum pembelajaran rohani sekaligus aksi sosial yang menyeimbangkan ibadah kepada Allah dan empati terhadap sesama. Mari jadikan Iduladha tahun ini bukan hanya ritual tahunan, tapi juga bentuk kesadaran spiritual dan tanggung jawab sosial yang lebih tinggi. ich

Read more

NEWS